Tugas sebagai polisi, apalagi di korps paramiliter Brigade Mobile, memang penuh tekanan. Berbeda dengan polisi lainnya, Korps Brimob dibebani fungsi untuk mampu menangani situasi darurat. Misalnya menangani kejahatan yang melibatkan senjata api, atau yang dalam menghadapinya dibutuhkan gerak cepat.
Polisi juga manusia, tentu butuh penyaluran akan hasrat seni--yang jelas dimiliki semua manusia. Ingat, seni adalah yang membuat manusia tetap menjadi manusia.
Maka, kita tak perlu bereaksi negatif melihat video yang sedang marak di jejaring sosial kita ini, video yang berisi aksi seorang anggota Korps Brimob (terlihat dari logo di bahu kanan sang petugas) yang menari sambil menirukan sebuah lagu India. Gayanya kocak dan segar. Simak videonya.
Minggu, 03 April 2011
Rabu, 16 Maret 2011
10 Kebohongan MLM (Multi Level Marketing)
Sebelum anda memutuskan untuk bergabung dengan MLM yang menawarkan produk, janji, propaganda, mimpi yang indah, kekayaan, kenyaman hidup, prestise, kemewahan, tamasya, kendaraan mewah, penghasilan yang luarbiasa, tamasnya keliling dunia, dan lain – lain. Ada baiknya anda simak kebohongan dibalik Multi Level Marketing.
Kebohongan No. 1:
MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaan lain.
Kebenaran:
Bagi hampir semua orang yang menanamkan uang, MLM berakhir dengan hilangnya uang. Kurang dari 1% distributor MLM mendapatkan laba dan mereka yang mendapatkan pendapatan seumur hidup dalam bisnis ini persentasenya jauh lebih kecil lagi. Cara pemasaran dan penjualan yang tidak lazim menjadi penyebab utama kegagalan ini. Namun, kalau toh bisnis ini lebih berkelayakan, perhitungan matematis pasti akan membatasi terjadinya peluang sukses tersebut. Tipe struktur bisnis MLM hanya dapat menopang sejumlah kecil pemenang. Jika seseorang memerlukan downline sejumlah 1000 orang agar dia memperoleh pendapatan seumur hidup, maka 1000 orang downline tadi akan memerlukan sejuta orang untuk bisa memperoleh kesempatan yang sama. Jadi, berapa orang yang secara realistis bisa diajak bergabung? Banyak hal yang tampak sebagai pertumbuhan pada kenyataannya adalah pengorbanan distributor baru secara terus-menerus. Uang yang masuk ke kantong elite pemenang berasal dari pendaftaran para pecundang. Dengan tidak adanya batasan jumlah distributor di suatu daerah dan tidak ada evaluasi tentang potensi pasar, sistem ini dari dalamnya sudah tidak stabil.
Kebohongan No. 2:
Network marketing (pemasaran mengandalkan jaringan) adalah cara baru yang paling populer dan efektif untuk membawa produk ke pasar.Konsumen menyukai membeli produk dengan cara door-to-door.
Kebenaran:
Jika anda mengikuti aktivitas andalan MLM berupa penjualan keanggotaan secara terus-menerus dan mengamati hukum dasarnya, yakni penjualan eceran satu-satu ke konsumen, anda akan menemukan sistem penjualan yang tidak produktif dan tidak praktis. Penjualan eceran satu-satu ke konsumen merupakan cara kuno, bukan trend masa depan. Penjualan secara langsung satu-satu ke teman atau saudara menuntut seseorang untuk mengubah kebiasaan belanjanya secara drastis.
Seseorang pasti mendapatkan bahwa pilihannya terbatas, kerap kali membayar lebih mahal untuk sebuah produk, membeli dengan tidak nyaman, dan dengan kagok mengadakan transaksi bisnis dengan teman dekat atau saudara. Ketidak-layakan (unfeasibility) penjualan door-to-door inilah yang menjadi alasan kenapa pada kenyataannya MLM merupakan bisnis yang terus-terusan menjual kesempatan menjadi distributor.
Kebohongan No. 3:
Di suatu saat kelak, semua produk akan dijual dengan model MLM. Para pengecer, mall, katalog, dan sebagian besar pengiklanan akan mati karena MLM.
Kebenaran:
Kurang dari 1% dari keseluruhan penjualan dilakukan melalui MLM dan banyak volume dari penjualan ini terjadi karena pembelian oleh para distributor baru yang sebenarnya membayar biaya pendaftaran untuk sebuah bisnis yang selanjutnya akan dia tinggalkan. MLM tidak akan menggantikan cara-cara pemasaran yang sekarang ada. MLM sama sekali tidak bisa menyaingi cara-cara pemasaran yang lain. Namun yang lebih pasti, MLM melambangkan program investasi baru yang meminjam istilah pemasaran dan produk. Produk MLM yang sesungguhnya adalah keanggotaan (menjadi distributor) yang dijual dengan cara menyesatkan dan membesar-besarkan janji mengenai pendapatan. Orang membeli produk guna menjaga posisinya pada sebuah piramid penjualan. Pendukung MLM senantiasa menekankan bahwa anda dapat menjadi kaya, jika bukan karena usaha keras anda sendiri maka kekayaan itu berasal dari seseorang yang tidak anda kenal yang mungkin akan bergabung dengan downline anda, atau istilah orang MLM “big fish”. Pertumbuhan MLM adalah perwujudan bukan dari nilai tambahnya terhadap ekonomi, konsumen, maupun distributor, namun lebih merupakan perwujudan dari tingginya ketakutan ekonomi dan perasaan tidak aman serta meningkatnya impian untuk menjadi kaya dengan mudah dan cepat. MLM tumbuh dengan cara yang sama dengan tumbuhnya perjudian dan lotere.
Kebohongan No. 4:
MLM adalah gaya hidup baru yang menawarkan kebahagiaan dan kepuasan. MLM merupakan cara untuk mendapatkan segala kebaikan dalam hidup.
Kebenaran:
Daya tarik paling menyolok dari industri MLM sebagaimana yang disampaikan lewat iklan dan presentasi penarikan anggota baru adalah ciri materialismenya. Perusahaan-perusahaan besar Fortune 100 akan tumbang sebagai akibat dari janji-janji kekayaan dan kemewahan yang disodorkan oleh penjaja MLM. Janji-janji ini disajikan sebagai tiket menuju kepuasan diri. Pesona MLM yang berlebihan mengenai kekayaan dan kemewahan bertentangan dengan aspirasi sebagian besar manusia berkaitan dengan karya yang bernilai dan memberikan kepuasan untuk sesuatu yang menjadi bakat dan minatnya. Singkatnya, budaya bisnis MLM membelokkan banyak orang dari nilai-nilai pribadinya dan membelokkan aspirasi seseorang untuk mengekspresikan bakatnya.
Kebohongan No. 5:
MLM adalah gerakan spiritual.
Kebenaran:
Peminjaman konsep spiritual (kerokhanian) seperti kesadaran akan kemakmuran dan visualisasi kreatif untuk mengiklankan keanggotaan MLM, penggunaan kata-kata seperti “komuni” untuk menggambarkan kelompok penjualan, dan klaim bahwa MLM merupakan pelaksanaan prinsip-prinsip Kristiani atau ajaran-ajaran Injili adalah penyesatan besar dari ajaran-ajaran rokhani. Mereka yang memusatkan harapan dan impiannya pada kekayaan dalam doa-doanya jelas kehilangan pandangan akan spiritualitas murni sebagaimana yang diajarkan oleh semua agama yang dianut umat manusia. Penyalahgunaan ajaran-ajaran spiritual ini pastilah pertanda bahwa penawaran investasi MLM merupakan penyesatan. Jika sebuah produk dikemas dengan bendera atau agama tertentu, waspadalah! “Komunitas” dan “dukungan” yang ditawarkan oleh organisasi MLM kepada anggota baru semata-mata didasarkan pada belanjanya. Jika pembelanjaan dan pendaftarannya menurun, maka menurun pula “komuni” tersebut.
Kebohongan No. 6:
Sukses dalam MLM itu mudah. Teman dan saudara adalah prospek. Mereka yang mencintai dan mendukung anda akan menjadi konsumen anda seumur hidup.
Kebenaran:
Komersialisasi ikatan keluarga dan persahabatan yang diperlukan bagi jalannya MLM adalah unsur penghancur dalam masyarakat dan sangat tidak sehat bagi mereka yang terlibat. Mencari keuntungan dengan memanfaatkan ikatan keluarga dan kesetiakawanan sahabat akan menghancurkan jiwa sosial seseorang. Kegiatan MLM menekankan pada hubungan yang mungkin tidak akan bisa mengembalikan pertalian yang didasarkan atas cinta, kesetiaan, dan dukungan. Selain dari sifatnya yang menghancurkan, pengalaman menunjukkan bahwa hanya sedikit sekali orang yang menyukai atau menghargai suasana dirayu oleh teman atau saudara untuk membeli produk.
Kebohongan No. 7:
Anda dapat melakukan MLM di waktu luang. Sebagai sebuah bisnis, MLM menawarkan fleksibilitas dan kebebasan mengatur waktu. Beberapa jam seminggu dapat menghasilkan tambahan pendapatan yang besar dan dapat berkembang menjadi sangat besar sehingga kita tidak perlu lagi bekerja yang lain.
Kebenaran:
Pengalaman puluhan tahun yang melibatkan jutaan manusia telah menunjukkan bahwa mencari uang lewat MLM menuntut pengorbanan waktu yang luar biasa serta ketrampilan dan ketabahan yang tinggi. Selain dari kerja keras dan bakat, MLM juga jelas-jelas menggerogoti lebih banyak wilayah kehidupan pribadi dan lebih banyak waktu. Dalam MLM, semua orang dianggap prospek. Setiap waktu di luar tidur adalah potensi untuk memasarkan. Tidak ada batas untuk tempat, orang, maupun waktu. Akibatnya, tidak ada lagi tempat bebas atau waktu luang begitu seseorang bergabung dengan MLM.
Dibalik selubung mendapatkan uang secara mandiri dan dilakukan di waktu luang, sistem MLM akhirnya mengendalikan dan mendominasi kehidupan seseorang dan menuntut penyesuaian yang ketat pada program-programnya. Inilah yang menjadi penyebab utama mengapa begitu banyak orang tenggelam begitu dalam dan akhirnya menjadi tergantung sepenuhnya kepada MLM. Mereka menjadi terasing dan meninggalkan cara-cara hubungan yang lain.
Kebohongan No. 8:
MLM adalah bisnis baru yang positif dan suportif mendukung) yang memperkuat jiwa manusia dan kebebasan pribadi.
Kebenaran:
MLM sebagian besar berjalan karena adanya ketakutan. Cara perekrutan selalu menyebutkan ramalan akan runtuhnya model-model distribusi yang lain, runtuhnya kekokohan ekonomi Amerika, dan sedikitnya kesempatan di bidang lain (profesi atau jasa). Profesi, perdagangan, dan usaha konvensional terus-menerus dikecilkan artinya dan diremehkan karena tidak menjanjikan “penghasilan tak terbatas”. Menjadi karyawan adalah sama dengan perbudakan bagi mereka yang “kalah”. MLM dinyatakan sebagai tumpuan terbaik terakhir bagi banyak orang. Pendekatan ini, selain menyesatkan kerapkali juga menimbulkan dampak menurunkan semangat bagi orang yang ingin meraih kesuksesan sesuai visinya sendiri tentang sukses dan kebahagiaan. Sebuah bisnis yang sehat tidak akan menunjukkan keunggulannya dengan menyajikan ramalan-ramalan buruk dan peringatan-peringatan menakutkan.
Kebohongan No. 9:
MLM merupakan pilihan terbaik untuk memiliki bisnis sendiri dan mendapatkan kemandirian ekonomi yang nyata.
Kebenaran:
MLM bukanlah self-employment (usaha mempekerjakan sendiri) yang sejati. “Memiliki” keanggotaan distributor MLM hanyalah ilusi. Beberapa perusahaan MLM melarang anggotanya memiliki keanggotaan MLM lain. Hampir semua kontrak MLM memungkinkan dilakukannya pemutusan keanggotaan dengan gampang dan cepat. Selain dari putus kontrak, downline dapat diambil alih dengan berbagai alasan. Keikutsertaan dalam MLM menuntut orang untuk meniru model yang ada secara ketat, bukannya kemandirian dan individualitas. Distributor MLM bukanlah pengusaha (enterpreneur), namun hanya pengikut pada sebuah sistem hirarki yang rumit di mana mereka hanya punya sedikit kendali.
Kebohongan No. 10:
MLM bukan program piramid karena ada produk (barang) yang dijual.
Kebenaran:
Penjualan produk sama sekali bukan penangkal bagi MLM untuk lolos dari undang-undang anti program piramid, juga bukan jawaban atas tuduhan tentang praktek perdagangan yang tidak sehat (unfair) sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang negara bagian maupun federal. MLM bisa menjadi bisnis yang legal jika sudah memenuhi prasyarat tertentu yang sudah ditetapkan oleh FTC (Federal Trade Commission) dan Jaksa Agung negara bagian. Banyak MLM jelas-jelas melanggar ketentuan tersebut dan sementara ini tetap beroperasi karena belum ada yang menuntut. Ketentuan pengadilan baru-baru ini menetapkan angka 70% untuk menentukan legalitas MLM. Maksudnya, minimal 70% produk yang dijual MLM harus dibeli oleh konsumen non-distributor. Ketentuan ini tentu saja akan membuat hampir semua MLM masuk kategori melanggar hukum. Para pelaksana MLM terbesar mengakui bahwa mereka hanya menjual 18% produknya ke non-distributor.
10 Kebohongan Besar Multi Level Marketing
Bisnis MLM tumbuh dan perusahan-perusahaan MLM pun bermunculan.Kegiatan penarikan anggota ada di mana-mana. Akibatnya, terkesan seolah-olah bisnis ini merupakan gelombang bisnis masa depan, model bisnis yang sedang mendapatkan momentum, semakin banyak diterima dan diakui secara legal, dan sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para penggagasnya, MLM akan menggantikan sebagian besar model pemasaran dan penjualan jenis lain. Banyak orang menjadi percaya dengan pengakuan bahwa keberhasilan dapat diperoleh siapa saja yang secara setia mengikuti sistem ini dan menerapkan metode-metodenya, dan bahwa pada akhirnya semua orang akan menjadi distributor MLM.
Dengan pengalaman selama 14 tahun di bidang konsultan korporat untuk bidang distribusi dan setelah lebih dari 6 tahun melakukan riset dan menulis mengenai MLM, saya berhasil mengumpulkan informasi, fakta, dan masukan-masukan yang menunjukkan bahwa bisnis MLM pada dasarnya adalah kebohongan pasar bebas. Hal ini bisa dianalogikan dengan menyebut pembelian tiket lotere sebagai “usaha bisnis” dan memenangkan hadiahnya sebagai ” pendapatan seumur hidup bagi siapa saja”. Validitas pernyataan industri MLM tentang potensi pendapatan si distributor, penjelasannya yang mengagumkan tentang model bisnis jaringan, dan pengakuannya tentang penguasaan dalam distribusi produk adalah persis seperti validitas penampakan makhluk UFO.
Legalitas sistem MLM hanya didasarkan pada sebuah keputusan pada tahun 1979 untuk satu perusahaan. Petunjuk pelaksanaan secara legal yang dikemukakan dalam keputusan tersebut secara terus-menerus diabaikan oleh pelaku industri MLM. Kurangnya aturan maupun pemantauan oleh pihak yang berwenang juga menjadi sebab kenapa industri ini tetap bertahan walaupun ada beberapa tuntutan oleh Jaksa Agung negara bagian maupun Komisi Perdagangan Federal.
Prestasi ekonomi MLM selalu ditandai dengan angka kegagalan yang tinggi dan kerugian finansial bagi jutaan orang. Struktur MLM, di mana posisi pada rantai penjualan yang tak berujung dicapai dengan cara menjual atau membeli barang, secara matematis tidak bisa dipertahankan. Juga, system MLM yang memungkinkan direkrutnya distributor dalam jumlah tak terbatas dalam suatu kawasan pemasaran jelas-jelas tidak stabil. Bisnis inti MLM, yakni penjualan langsung, berlawanan dengan trend dalam teknologi komunikasi yakni distribusi yang cost-effective (berbiaya rendah), dan ketertarikan membeli pada pihak konsumen. Kegiatan penjualan secara eceran dalam MLM pada kenyataannya merupakan topeng dari bisnis utamanya, yaitu menggaet pemilik uang (investor) ke dalam organisasi pyramid yang menjanjikan pertumbuhan pendapatan yang berlipat-ganda.
Sebagaimana pada semua program piramid, pendapatan para distributor di posisi puncak dan keuntungan para perusahaan pemberi sponsor berasal dari masuknya para investor (penanam uang) baru secara terus-menerus di tingkat bawah. Jika dilihat secara kasar dari segi keuntungan perusahaan dan kekayaan kelompok elite di posisi puncak, model MLM akan tampak seolah-olah tidak akan ada matinya bagi, persis seperti program pyramid sebelum akhirnya tumbang atau dituntut oleh pihak berwenang. Konstituen atau penopang utama industri MLM bukanlah publik konsumen namun para penanam uang yang menaruh harapan. Pasar bagi para penanam uang ini tumbuh subur di saat-saat terjadinya perubahan ekonomi, globalisasi, dan PHK karyawan. Janji-janji tentang perolehan finansial dengan mudah serta kaitan antara kekayaan dengan kebahagiaan tertinggi juga berperan besar dalam kondisi pasar ini. Karenanya, arah pemasaran MLM ditujukan terutama kepada calon (prospek) distributor, bukannya berupa promosi produk ke para pembeli. Produk MLM yang sesungguhnya bukanlah jasa SLJJ, vitamin, atau krim kulit, namun program investasi bagi para distributor yang secara menyesatkan digambarkan dengan pendapatan tinggi, penggunaan waktu sedikit, modal kecil, dan sukses dalam waktu singkat.
Kebohongan No. 1:
MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaan lain.
Kebenaran:
Bagi hampir semua orang yang menanamkan uang, MLM berakhir dengan hilangnya uang. Kurang dari 1% distributor MLM mendapatkan laba dan mereka yang mendapatkan pendapatan seumur hidup dalam bisnis ini persentasenya jauh lebih kecil lagi. Cara pemasaran dan penjualan yang tidak lazim menjadi penyebab utama kegagalan ini. Namun, kalau toh bisnis ini lebih berkelayakan, perhitungan matematis pasti akan membatasi terjadinya peluang sukses tersebut. Tipe struktur bisnis MLM hanya dapat menopang sejumlah kecil pemenang. Jika seseorang memerlukan downline sejumlah 1000 orang agar dia memperoleh pendapatan seumur hidup, maka 1000 orang downline tadi akan memerlukan sejuta orang untuk bisa memperoleh kesempatan yang sama. Jadi, berapa orang yang secara realistis bisa diajak bergabung? Banyak hal yang tampak sebagai pertumbuhan pada kenyataannya adalah pengorbanan distributor baru secara terus-menerus. Uang yang masuk ke kantong elite pemenang berasal dari pendaftaran para pecundang. Dengan tidak adanya batasan jumlah distributor di suatu daerah dan tidak ada evaluasi tentang potensi pasar, sistem ini dari dalamnya sudah tidak stabil.
Kebohongan No. 2:
Network marketing (pemasaran mengandalkan jaringan) adalah cara baru yang paling populer dan efektif untuk membawa produk ke pasar.Konsumen menyukai membeli produk dengan cara door-to-door.
Kebenaran:
Jika anda mengikuti aktivitas andalan MLM berupa penjualan keanggotaan secara terus-menerus dan mengamati hukum dasarnya, yakni penjualan eceran satu-satu ke konsumen, anda akan menemukan sistem penjualan yang tidak produktif dan tidak praktis. Penjualan eceran satu-satu ke konsumen merupakan cara kuno, bukan trend masa depan. Penjualan secara langsung satu-satu ke teman atau saudara menuntut seseorang untuk mengubah kebiasaan belanjanya secara drastis.
Seseorang pasti mendapatkan bahwa pilihannya terbatas, kerap kali membayar lebih mahal untuk sebuah produk, membeli dengan tidak nyaman, dan dengan kagok mengadakan transaksi bisnis dengan teman dekat atau saudara. Ketidak-layakan (unfeasibility) penjualan door-to-door inilah yang menjadi alasan kenapa pada kenyataannya MLM merupakan bisnis yang terus-terusan menjual kesempatan menjadi distributor.
Kebohongan No. 3:
Di suatu saat kelak, semua produk akan dijual dengan model MLM. Para pengecer, mall, katalog, dan sebagian besar pengiklanan akan mati karena MLM.
Kebenaran:
Kurang dari 1% dari keseluruhan penjualan dilakukan melalui MLM dan banyak volume dari penjualan ini terjadi karena pembelian oleh para distributor baru yang sebenarnya membayar biaya pendaftaran untuk sebuah bisnis yang selanjutnya akan dia tinggalkan. MLM tidak akan menggantikan cara-cara pemasaran yang sekarang ada. MLM sama sekali tidak bisa menyaingi cara-cara pemasaran yang lain. Namun yang lebih pasti, MLM melambangkan program investasi baru yang meminjam istilah pemasaran dan produk. Produk MLM yang sesungguhnya adalah keanggotaan (menjadi distributor) yang dijual dengan cara menyesatkan dan membesar-besarkan janji mengenai pendapatan. Orang membeli produk guna menjaga posisinya pada sebuah piramid penjualan. Pendukung MLM senantiasa menekankan bahwa anda dapat menjadi kaya, jika bukan karena usaha keras anda sendiri maka kekayaan itu berasal dari seseorang yang tidak anda kenal yang mungkin akan bergabung dengan downline anda, atau istilah orang MLM “big fish”. Pertumbuhan MLM adalah perwujudan bukan dari nilai tambahnya terhadap ekonomi, konsumen, maupun distributor, namun lebih merupakan perwujudan dari tingginya ketakutan ekonomi dan perasaan tidak aman serta meningkatnya impian untuk menjadi kaya dengan mudah dan cepat. MLM tumbuh dengan cara yang sama dengan tumbuhnya perjudian dan lotere.
Kebohongan No. 4:
MLM adalah gaya hidup baru yang menawarkan kebahagiaan dan kepuasan. MLM merupakan cara untuk mendapatkan segala kebaikan dalam hidup.
Kebenaran:
Daya tarik paling menyolok dari industri MLM sebagaimana yang disampaikan lewat iklan dan presentasi penarikan anggota baru adalah ciri materialismenya. Perusahaan-perusahaan besar Fortune 100 akan tumbang sebagai akibat dari janji-janji kekayaan dan kemewahan yang disodorkan oleh penjaja MLM. Janji-janji ini disajikan sebagai tiket menuju kepuasan diri. Pesona MLM yang berlebihan mengenai kekayaan dan kemewahan bertentangan dengan aspirasi sebagian besar manusia berkaitan dengan karya yang bernilai dan memberikan kepuasan untuk sesuatu yang menjadi bakat dan minatnya. Singkatnya, budaya bisnis MLM membelokkan banyak orang dari nilai-nilai pribadinya dan membelokkan aspirasi seseorang untuk mengekspresikan bakatnya.
Kebohongan No. 5:
MLM adalah gerakan spiritual.
Kebenaran:
Peminjaman konsep spiritual (kerokhanian) seperti kesadaran akan kemakmuran dan visualisasi kreatif untuk mengiklankan keanggotaan MLM, penggunaan kata-kata seperti “komuni” untuk menggambarkan kelompok penjualan, dan klaim bahwa MLM merupakan pelaksanaan prinsip-prinsip Kristiani atau ajaran-ajaran Injili adalah penyesatan besar dari ajaran-ajaran rokhani. Mereka yang memusatkan harapan dan impiannya pada kekayaan dalam doa-doanya jelas kehilangan pandangan akan spiritualitas murni sebagaimana yang diajarkan oleh semua agama yang dianut umat manusia. Penyalahgunaan ajaran-ajaran spiritual ini pastilah pertanda bahwa penawaran investasi MLM merupakan penyesatan. Jika sebuah produk dikemas dengan bendera atau agama tertentu, waspadalah! “Komunitas” dan “dukungan” yang ditawarkan oleh organisasi MLM kepada anggota baru semata-mata didasarkan pada belanjanya. Jika pembelanjaan dan pendaftarannya menurun, maka menurun pula “komuni” tersebut.
Kebohongan No. 6:
Sukses dalam MLM itu mudah. Teman dan saudara adalah prospek. Mereka yang mencintai dan mendukung anda akan menjadi konsumen anda seumur hidup.
Kebenaran:
Komersialisasi ikatan keluarga dan persahabatan yang diperlukan bagi jalannya MLM adalah unsur penghancur dalam masyarakat dan sangat tidak sehat bagi mereka yang terlibat. Mencari keuntungan dengan memanfaatkan ikatan keluarga dan kesetiakawanan sahabat akan menghancurkan jiwa sosial seseorang. Kegiatan MLM menekankan pada hubungan yang mungkin tidak akan bisa mengembalikan pertalian yang didasarkan atas cinta, kesetiaan, dan dukungan. Selain dari sifatnya yang menghancurkan, pengalaman menunjukkan bahwa hanya sedikit sekali orang yang menyukai atau menghargai suasana dirayu oleh teman atau saudara untuk membeli produk.
Kebohongan No. 7:
Anda dapat melakukan MLM di waktu luang. Sebagai sebuah bisnis, MLM menawarkan fleksibilitas dan kebebasan mengatur waktu. Beberapa jam seminggu dapat menghasilkan tambahan pendapatan yang besar dan dapat berkembang menjadi sangat besar sehingga kita tidak perlu lagi bekerja yang lain.
Kebenaran:
Pengalaman puluhan tahun yang melibatkan jutaan manusia telah menunjukkan bahwa mencari uang lewat MLM menuntut pengorbanan waktu yang luar biasa serta ketrampilan dan ketabahan yang tinggi. Selain dari kerja keras dan bakat, MLM juga jelas-jelas menggerogoti lebih banyak wilayah kehidupan pribadi dan lebih banyak waktu. Dalam MLM, semua orang dianggap prospek. Setiap waktu di luar tidur adalah potensi untuk memasarkan. Tidak ada batas untuk tempat, orang, maupun waktu. Akibatnya, tidak ada lagi tempat bebas atau waktu luang begitu seseorang bergabung dengan MLM.
Dibalik selubung mendapatkan uang secara mandiri dan dilakukan di waktu luang, sistem MLM akhirnya mengendalikan dan mendominasi kehidupan seseorang dan menuntut penyesuaian yang ketat pada program-programnya. Inilah yang menjadi penyebab utama mengapa begitu banyak orang tenggelam begitu dalam dan akhirnya menjadi tergantung sepenuhnya kepada MLM. Mereka menjadi terasing dan meninggalkan cara-cara hubungan yang lain.
Kebohongan No. 8:
MLM adalah bisnis baru yang positif dan suportif mendukung) yang memperkuat jiwa manusia dan kebebasan pribadi.
Kebenaran:
MLM sebagian besar berjalan karena adanya ketakutan. Cara perekrutan selalu menyebutkan ramalan akan runtuhnya model-model distribusi yang lain, runtuhnya kekokohan ekonomi Amerika, dan sedikitnya kesempatan di bidang lain (profesi atau jasa). Profesi, perdagangan, dan usaha konvensional terus-menerus dikecilkan artinya dan diremehkan karena tidak menjanjikan “penghasilan tak terbatas”. Menjadi karyawan adalah sama dengan perbudakan bagi mereka yang “kalah”. MLM dinyatakan sebagai tumpuan terbaik terakhir bagi banyak orang. Pendekatan ini, selain menyesatkan kerapkali juga menimbulkan dampak menurunkan semangat bagi orang yang ingin meraih kesuksesan sesuai visinya sendiri tentang sukses dan kebahagiaan. Sebuah bisnis yang sehat tidak akan menunjukkan keunggulannya dengan menyajikan ramalan-ramalan buruk dan peringatan-peringatan menakutkan.
Kebohongan No. 9:
MLM merupakan pilihan terbaik untuk memiliki bisnis sendiri dan mendapatkan kemandirian ekonomi yang nyata.
Kebenaran:
MLM bukanlah self-employment (usaha mempekerjakan sendiri) yang sejati. “Memiliki” keanggotaan distributor MLM hanyalah ilusi. Beberapa perusahaan MLM melarang anggotanya memiliki keanggotaan MLM lain. Hampir semua kontrak MLM memungkinkan dilakukannya pemutusan keanggotaan dengan gampang dan cepat. Selain dari putus kontrak, downline dapat diambil alih dengan berbagai alasan. Keikutsertaan dalam MLM menuntut orang untuk meniru model yang ada secara ketat, bukannya kemandirian dan individualitas. Distributor MLM bukanlah pengusaha (enterpreneur), namun hanya pengikut pada sebuah sistem hirarki yang rumit di mana mereka hanya punya sedikit kendali.
Kebohongan No. 10:
MLM bukan program piramid karena ada produk (barang) yang dijual.
Kebenaran:
Penjualan produk sama sekali bukan penangkal bagi MLM untuk lolos dari undang-undang anti program piramid, juga bukan jawaban atas tuduhan tentang praktek perdagangan yang tidak sehat (unfair) sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang negara bagian maupun federal. MLM bisa menjadi bisnis yang legal jika sudah memenuhi prasyarat tertentu yang sudah ditetapkan oleh FTC (Federal Trade Commission) dan Jaksa Agung negara bagian. Banyak MLM jelas-jelas melanggar ketentuan tersebut dan sementara ini tetap beroperasi karena belum ada yang menuntut. Ketentuan pengadilan baru-baru ini menetapkan angka 70% untuk menentukan legalitas MLM. Maksudnya, minimal 70% produk yang dijual MLM harus dibeli oleh konsumen non-distributor. Ketentuan ini tentu saja akan membuat hampir semua MLM masuk kategori melanggar hukum. Para pelaksana MLM terbesar mengakui bahwa mereka hanya menjual 18% produknya ke non-distributor.
10 Kebohongan Besar Multi Level Marketing
Bisnis MLM tumbuh dan perusahan-perusahaan MLM pun bermunculan.Kegiatan penarikan anggota ada di mana-mana. Akibatnya, terkesan seolah-olah bisnis ini merupakan gelombang bisnis masa depan, model bisnis yang sedang mendapatkan momentum, semakin banyak diterima dan diakui secara legal, dan sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para penggagasnya, MLM akan menggantikan sebagian besar model pemasaran dan penjualan jenis lain. Banyak orang menjadi percaya dengan pengakuan bahwa keberhasilan dapat diperoleh siapa saja yang secara setia mengikuti sistem ini dan menerapkan metode-metodenya, dan bahwa pada akhirnya semua orang akan menjadi distributor MLM.
Dengan pengalaman selama 14 tahun di bidang konsultan korporat untuk bidang distribusi dan setelah lebih dari 6 tahun melakukan riset dan menulis mengenai MLM, saya berhasil mengumpulkan informasi, fakta, dan masukan-masukan yang menunjukkan bahwa bisnis MLM pada dasarnya adalah kebohongan pasar bebas. Hal ini bisa dianalogikan dengan menyebut pembelian tiket lotere sebagai “usaha bisnis” dan memenangkan hadiahnya sebagai ” pendapatan seumur hidup bagi siapa saja”. Validitas pernyataan industri MLM tentang potensi pendapatan si distributor, penjelasannya yang mengagumkan tentang model bisnis jaringan, dan pengakuannya tentang penguasaan dalam distribusi produk adalah persis seperti validitas penampakan makhluk UFO.
Legalitas sistem MLM hanya didasarkan pada sebuah keputusan pada tahun 1979 untuk satu perusahaan. Petunjuk pelaksanaan secara legal yang dikemukakan dalam keputusan tersebut secara terus-menerus diabaikan oleh pelaku industri MLM. Kurangnya aturan maupun pemantauan oleh pihak yang berwenang juga menjadi sebab kenapa industri ini tetap bertahan walaupun ada beberapa tuntutan oleh Jaksa Agung negara bagian maupun Komisi Perdagangan Federal.
Prestasi ekonomi MLM selalu ditandai dengan angka kegagalan yang tinggi dan kerugian finansial bagi jutaan orang. Struktur MLM, di mana posisi pada rantai penjualan yang tak berujung dicapai dengan cara menjual atau membeli barang, secara matematis tidak bisa dipertahankan. Juga, system MLM yang memungkinkan direkrutnya distributor dalam jumlah tak terbatas dalam suatu kawasan pemasaran jelas-jelas tidak stabil. Bisnis inti MLM, yakni penjualan langsung, berlawanan dengan trend dalam teknologi komunikasi yakni distribusi yang cost-effective (berbiaya rendah), dan ketertarikan membeli pada pihak konsumen. Kegiatan penjualan secara eceran dalam MLM pada kenyataannya merupakan topeng dari bisnis utamanya, yaitu menggaet pemilik uang (investor) ke dalam organisasi pyramid yang menjanjikan pertumbuhan pendapatan yang berlipat-ganda.
Sebagaimana pada semua program piramid, pendapatan para distributor di posisi puncak dan keuntungan para perusahaan pemberi sponsor berasal dari masuknya para investor (penanam uang) baru secara terus-menerus di tingkat bawah. Jika dilihat secara kasar dari segi keuntungan perusahaan dan kekayaan kelompok elite di posisi puncak, model MLM akan tampak seolah-olah tidak akan ada matinya bagi, persis seperti program pyramid sebelum akhirnya tumbang atau dituntut oleh pihak berwenang. Konstituen atau penopang utama industri MLM bukanlah publik konsumen namun para penanam uang yang menaruh harapan. Pasar bagi para penanam uang ini tumbuh subur di saat-saat terjadinya perubahan ekonomi, globalisasi, dan PHK karyawan. Janji-janji tentang perolehan finansial dengan mudah serta kaitan antara kekayaan dengan kebahagiaan tertinggi juga berperan besar dalam kondisi pasar ini. Karenanya, arah pemasaran MLM ditujukan terutama kepada calon (prospek) distributor, bukannya berupa promosi produk ke para pembeli. Produk MLM yang sesungguhnya bukanlah jasa SLJJ, vitamin, atau krim kulit, namun program investasi bagi para distributor yang secara menyesatkan digambarkan dengan pendapatan tinggi, penggunaan waktu sedikit, modal kecil, dan sukses dalam waktu singkat.
All About MLM
Saya baru saja selesai membaca buku “All About MLM”, karangan Benny Santoso (Penerbit Andi, 2002). Buku ini membahas secara komprehensif tentang berbagai aspek dalam bisnis MLM (Multi Level Marketing), baik dari sisi positif maupun negatifnya. Secara eksplisit, si penulis menyatakan bahwa ia mengambil sikap netral, alias tidak menentang maupun mendukung model bisnis MLM — tentu saja dalam artian MLM yang legal serta menjalankan bisnisnya secara sehat. Namun, seperti diakui juga oleh penulisnya, buku ini juga diilhami oleh tulisan Van Druff di website www.vandruff.com/mlm.html yang nampaknya lebih banyak menampilkan segi negatif dari bisnis MLM.
Bagi saya pribadi, isi buku ini sepertinya mewakili pandangan saya selama ini tentang bisnis MLM. Sebagaimana kebanyakan orang dengan lingkup pergaulan yang beragam, saya juga termasuk sering menerima undangan presentasi MLM. Beraneka jenis MLM pernah dipresentasikan di hadapan saya, mulai dari MLM konvensional, money game, sampai yang masuk “wilayah abu-abu”. Produk yang dijajakan juga macam-macam, mulai dari kebutuhan sehari-hari, barang-barang plastik, hingga suplemen (mineral, madu, kalsium – you name it!) dengan segala klaim tentang khasiatnya.
Gaya presentasi yang diterapkan tiap MLM juga beragam. Cara presentasi langsung face-to-face di tempat tinggal prospek adalah cara yang tergolong klasik dan sepertinya mulai ditinggalkan. Di suatu kesempatan, dalam rangka presentasi, saya pernah dibawa ke kantor sebuah MLM, di sebuah ruangan dengan deretan meja dan kursi yang ditata seperti layaknya sebuah restoran. Masing-masing meja nampak penuh dikelilingi sekumpulan orang yang serius menyimak presentasi dari calon upline masing-masing. Di perusahaan MLM lain, presentasi dilakukan di kantor mereka dalam sebuah ruangan yang mirip sebuah ruang kelas dalam suasana seperti layaknya perkuliahan (kantor MLM itu sendiri kelihatannya seperti sebuah kampus dengan ruang-ruang “kelas” dimana para istruktur terlihat sibuk bercuap-cuap mengajarkan “mata kuliah” masing-masing). Yang ajaib, ada juga MLM yang melakukan presentasi secara berkala di hotel berbintang, dan setiap hadirin diharuskan membayar tiket masuk dengan ongkos yang lumayan. Ada lagi cara yang lebih canggih. Prospek cukup dikirimi VCD rekaman presentasi dan brosur-brosur plus formulir pendaftaran yang tinggal diisi seandainya si prospek bersedia untuk bergabung.
Kembali kepada buku yang barusan saya baca. Saya setuju dengan penulis buku ini bahwa salah satu sisi negatif dari bisnis MLM adalah kecenderungan anggotanya untuk mengekspolitasi hubungan personal. Di mata para pegiat MLM, setiap orang dianggap sebagai prospek dan setiap perkumpulan dianggap sebagai pasar. Saya sendiri terus terang sudah cukup “kenyang” dengan pengalaman menjadi sasaran prospekting selama ini. Bukan kenapa-kenapa, tapi cara-cara mengundang itu bagi saya terasa kurang etis. Tidak jarang ada orang, entah teman sekantor maupun yang kebetulan pernah satu-dua kali bertemu, yang biasanya bertegur sapa saja tidak pernah, mendadak jadi sok akrab. Mulai dari mengajak berbincang, makan siang bareng, hingga akhirnya bertukar nomor telepon. Ujung-ujungnya, adalah undangan untuk menghadiri presentasi “sebuah peluang bisnis”. Di kesempatan lain, ada teman lama yang entah sudah berapa tahun tidak ketemu mendadak menelepon. Setelah saling berbasa-basi dan mengobrol kesana-kemari, akhirnya … tahu sendiri kelanjutannya. Undangan yang disampaikan dengan cara seperti ini biasanya saya tolak secara baik-baik tanpa harus khawatir soal macam-macam.
Yang susah kalau si pemrospek itu adalah teman yang sudah akrab atau sering ketemu. Dalam hal ini saya jadi merasa serba salah. Kalau saya tolak, ada kemungkinan hubungan pertemanan saya jadi terganggu, minimal ada rasa rikuh tiap kali bertemu. Di pihak lain, kalau saya bergabung dengan MLM-nya, saya juga dituntut untuk aktif mengembangkan “bisnis saya” tersebut, yang mana untuk itu saya terus terang angkat tangan. Ini belum termasuk upaya folow-up pasca presentasi yang bagi saya sering berkesan menteror. Tidak jarang dalam folow-up si pemrospek melontarkan kata-kata tajam yang mengusik rasa harga diri (“Apa kamu kepingin terus-terusan begini sepanjang hidup kamu?”).
Ada lagi satu sisi negatif MLM yang sudah menjadi rahasia umum, yaitu kecenderungan bisnis ini untuk mengeksploitasi keserakahan dan materialisme. Orang diming-imingi untuk menjadi kaya mendadak dengan mengikuti skema bisnis mereka. Semua jenis pekerjaan dianggap tidak ada artinya, dan tidak akan mampu membawa kebahagiaan. Di setiap presentasi MLM, selalu dikutip ungkapan Robert Kiyosaki dalam Cashflow Quadran — buku yang boleh dibilang sudah menjadi semacam “kitab suci” bagi pebisnis MLM. Dikatakan bahwa mereka yang berada di kuadran pekerja (employee) akan selalu mengalami nasib yang mengenaskan dan bahwa satu-satunya “jalan keselamatan” adalah memiliki bisnis sendiri (menjadi business owner). Dan cara termurah untuk menjadi business owner, ya, apa lagi kalau bukan ikutan MLM. Saya pernah dipinjami kaset berisi testimoni (kesaksian) seorang dokter yang setelah merasakan khasiat dari produk suplemen yang dijajakan oleh MLM bersangkutan lantas memilih mundur dari profesinya dan kemudian bekerja penuh waktu (fulltime) di sebuah bisnis MLM. Terus terang, saya tidak bisa membayangkan orang dengan logika seperti apa yang rela melepaskan pekerjaan yang mulia lagi terhormat dan menggantinya dengan “pekerjaan” yang hanya berkisar pada mengincar prospek, presentasi, membangun jaringan dan menjual produk. Dan herannya, tidakan seperti ini justeru mendapat aplaus dari kalangan MLM. Bagi saya sendiri, cerita semacam ini terasa (maaf) memuakkan!
Saya pribadi sebenarnya tidak apriori pada bisnis MLM sepanjang memang berjalan pada “rel” pemasaran produk. Masalahnya, kebanyakan MLM kini telah berkembang menjadi bisnis yang tidak jelas yang cenderung hanya menjual mimpi untuk memperoleh kekayaan secara cepat. Buku ini juga mencantumkan berbagai macam sisi gelap lainnya dari bisnis MLM yang tidak sempat lagi saya ulas disini. Untuk lengkapnya silahkan beli (atau pinjam) dan baca sendiri buku bersangkutan. Saya bukannya berpromosi, tapi rasanya buku ini cukup bermanfaat sebagai bahan referensi, terutama kalau kita sudah mulai didekati oleh teman-teman yang sedang prospekting . Sebagai penutup, saya ingin mengutip kata-kata bijak dari surat Gustave Flanbert kepada George Sand (keduanya adalah penulis terkenal berkebangsaan Prancis): “Manusia itu tidak berarti apa-apa. Apa yang dia kerjakan itulah yang membuatnya berarti”.
Bagi saya pribadi, isi buku ini sepertinya mewakili pandangan saya selama ini tentang bisnis MLM. Sebagaimana kebanyakan orang dengan lingkup pergaulan yang beragam, saya juga termasuk sering menerima undangan presentasi MLM. Beraneka jenis MLM pernah dipresentasikan di hadapan saya, mulai dari MLM konvensional, money game, sampai yang masuk “wilayah abu-abu”. Produk yang dijajakan juga macam-macam, mulai dari kebutuhan sehari-hari, barang-barang plastik, hingga suplemen (mineral, madu, kalsium – you name it!) dengan segala klaim tentang khasiatnya.
Gaya presentasi yang diterapkan tiap MLM juga beragam. Cara presentasi langsung face-to-face di tempat tinggal prospek adalah cara yang tergolong klasik dan sepertinya mulai ditinggalkan. Di suatu kesempatan, dalam rangka presentasi, saya pernah dibawa ke kantor sebuah MLM, di sebuah ruangan dengan deretan meja dan kursi yang ditata seperti layaknya sebuah restoran. Masing-masing meja nampak penuh dikelilingi sekumpulan orang yang serius menyimak presentasi dari calon upline masing-masing. Di perusahaan MLM lain, presentasi dilakukan di kantor mereka dalam sebuah ruangan yang mirip sebuah ruang kelas dalam suasana seperti layaknya perkuliahan (kantor MLM itu sendiri kelihatannya seperti sebuah kampus dengan ruang-ruang “kelas” dimana para istruktur terlihat sibuk bercuap-cuap mengajarkan “mata kuliah” masing-masing). Yang ajaib, ada juga MLM yang melakukan presentasi secara berkala di hotel berbintang, dan setiap hadirin diharuskan membayar tiket masuk dengan ongkos yang lumayan. Ada lagi cara yang lebih canggih. Prospek cukup dikirimi VCD rekaman presentasi dan brosur-brosur plus formulir pendaftaran yang tinggal diisi seandainya si prospek bersedia untuk bergabung.
Kembali kepada buku yang barusan saya baca. Saya setuju dengan penulis buku ini bahwa salah satu sisi negatif dari bisnis MLM adalah kecenderungan anggotanya untuk mengekspolitasi hubungan personal. Di mata para pegiat MLM, setiap orang dianggap sebagai prospek dan setiap perkumpulan dianggap sebagai pasar. Saya sendiri terus terang sudah cukup “kenyang” dengan pengalaman menjadi sasaran prospekting selama ini. Bukan kenapa-kenapa, tapi cara-cara mengundang itu bagi saya terasa kurang etis. Tidak jarang ada orang, entah teman sekantor maupun yang kebetulan pernah satu-dua kali bertemu, yang biasanya bertegur sapa saja tidak pernah, mendadak jadi sok akrab. Mulai dari mengajak berbincang, makan siang bareng, hingga akhirnya bertukar nomor telepon. Ujung-ujungnya, adalah undangan untuk menghadiri presentasi “sebuah peluang bisnis”. Di kesempatan lain, ada teman lama yang entah sudah berapa tahun tidak ketemu mendadak menelepon. Setelah saling berbasa-basi dan mengobrol kesana-kemari, akhirnya … tahu sendiri kelanjutannya. Undangan yang disampaikan dengan cara seperti ini biasanya saya tolak secara baik-baik tanpa harus khawatir soal macam-macam.
Yang susah kalau si pemrospek itu adalah teman yang sudah akrab atau sering ketemu. Dalam hal ini saya jadi merasa serba salah. Kalau saya tolak, ada kemungkinan hubungan pertemanan saya jadi terganggu, minimal ada rasa rikuh tiap kali bertemu. Di pihak lain, kalau saya bergabung dengan MLM-nya, saya juga dituntut untuk aktif mengembangkan “bisnis saya” tersebut, yang mana untuk itu saya terus terang angkat tangan. Ini belum termasuk upaya folow-up pasca presentasi yang bagi saya sering berkesan menteror. Tidak jarang dalam folow-up si pemrospek melontarkan kata-kata tajam yang mengusik rasa harga diri (“Apa kamu kepingin terus-terusan begini sepanjang hidup kamu?”).
Ada lagi satu sisi negatif MLM yang sudah menjadi rahasia umum, yaitu kecenderungan bisnis ini untuk mengeksploitasi keserakahan dan materialisme. Orang diming-imingi untuk menjadi kaya mendadak dengan mengikuti skema bisnis mereka. Semua jenis pekerjaan dianggap tidak ada artinya, dan tidak akan mampu membawa kebahagiaan. Di setiap presentasi MLM, selalu dikutip ungkapan Robert Kiyosaki dalam Cashflow Quadran — buku yang boleh dibilang sudah menjadi semacam “kitab suci” bagi pebisnis MLM. Dikatakan bahwa mereka yang berada di kuadran pekerja (employee) akan selalu mengalami nasib yang mengenaskan dan bahwa satu-satunya “jalan keselamatan” adalah memiliki bisnis sendiri (menjadi business owner). Dan cara termurah untuk menjadi business owner, ya, apa lagi kalau bukan ikutan MLM. Saya pernah dipinjami kaset berisi testimoni (kesaksian) seorang dokter yang setelah merasakan khasiat dari produk suplemen yang dijajakan oleh MLM bersangkutan lantas memilih mundur dari profesinya dan kemudian bekerja penuh waktu (fulltime) di sebuah bisnis MLM. Terus terang, saya tidak bisa membayangkan orang dengan logika seperti apa yang rela melepaskan pekerjaan yang mulia lagi terhormat dan menggantinya dengan “pekerjaan” yang hanya berkisar pada mengincar prospek, presentasi, membangun jaringan dan menjual produk. Dan herannya, tidakan seperti ini justeru mendapat aplaus dari kalangan MLM. Bagi saya sendiri, cerita semacam ini terasa (maaf) memuakkan!
Saya pribadi sebenarnya tidak apriori pada bisnis MLM sepanjang memang berjalan pada “rel” pemasaran produk. Masalahnya, kebanyakan MLM kini telah berkembang menjadi bisnis yang tidak jelas yang cenderung hanya menjual mimpi untuk memperoleh kekayaan secara cepat. Buku ini juga mencantumkan berbagai macam sisi gelap lainnya dari bisnis MLM yang tidak sempat lagi saya ulas disini. Untuk lengkapnya silahkan beli (atau pinjam) dan baca sendiri buku bersangkutan. Saya bukannya berpromosi, tapi rasanya buku ini cukup bermanfaat sebagai bahan referensi, terutama kalau kita sudah mulai didekati oleh teman-teman yang sedang prospekting . Sebagai penutup, saya ingin mengutip kata-kata bijak dari surat Gustave Flanbert kepada George Sand (keduanya adalah penulis terkenal berkebangsaan Prancis): “Manusia itu tidak berarti apa-apa. Apa yang dia kerjakan itulah yang membuatnya berarti”.
Rabu, 19 Januari 2011
TIPS UNIK...Bangkrut? gagal? bukan akhir dari segalanya

SAYA adalah orang yang tidak langsung sukses dalam berbisnis, saya sampai lupa berapa kali usaha saya tutup, berapa kali pula saya jatuh. Suatu kali saya pernah membaca ulasan koran nasional terkemuka dengan tajuk “Kalau ingin sukses HABISKAN jatah GAGALmu”.
Kalimat itu begitu mengena, mungkin saya belum sukses waktu itu karena jatah gagal saya belum habis. Walaupun sering mendengar kalimat “GAGAL adalah SUKSES yang tertunda”. Saya mencoba sharing dengan teman-teman, apa yang membuat saya untuk tetap BANGKIT dan terus berjuang. Kegagalan selalu menjadi mimpi buruk bagi semua orang. Siapa sih yang mau gagal? Saya yakin tidak ada. Menghadapi kondisi keterpurukan, merupakan hal yang sangat sulit, tidak semua orang bisa melakukannya. Saat kita jatuh, tidak banyak orang yang akan mempedulikan kita. Di mata masyarakat, kegagalan merupakan nilai mati. Dapatkah kita mengubah nilai mati ini menjadi sebuah titik balik? Di dalam dunia bisnis, kegagalan merupakan hal yang sangat-sangat wajar. Tidak sedikit orang-orang yang telah mengalami kegagalan dan dapat berdiri tegak kembali setelahnya. Kegagalan merupakan suatu proses dimana kita dituntut untuk lebih memperhatikan kesiapan dan mengoreksi cara kerja kita. Peribahasa “kegagalan adalah sebuah kesuksesan yang tertunda”, sebenarnya ini cukup bisa dibenarkan, asalkan kita dapat mengoreksi apa sebab kegagalan kita dan tidak pernah takut untuk mencoba kembali. Sebenarnya, apa yang kita perlukan untuk menghadapi kegagalan?, jawabannya adalah BERANI! Apa yang dimaksud dengan berani ini? Keberanian untuk gagal dan segera bangun kembali. Jika kita selalu terlena dengan kondisi saat kita jatuh, selalu meratapi, dan merasa selalu kalah, maka kita tidak akan pernah bangun. Namun, jika kita berani untuk bangun dan berdiri, sejauh apapun kita jatuh, maka kita bisa berhasil. Jika dilihat lagi, ada dua hal yang harus diperhatikan dari kegagalan dan mengubahnya menjadi kemenangan, yaitu mengevaluasi dan berani memulai langkah baru.
1. Evaluasi kegagalan
evaluasi sebuah kegagalan bukan berarti berlarut-larut di dalamnya. Kita harus dapat mengevaluasi apa yang menyebabkan kita jatuh, bagaimana cara kita menghadapinya di masa datang. Evaluasi merupakan kunci utamanya. Jika diaplikasikan ke dalam dunia usaha, disaat kita mengalami keterpurukan, kita mesti lebih teliti dan mengevaluasi semua kinerja kita. Jangan-jangan semua ini hanya karena kesalahan satu prosedur saja.
2. Berani memulai langkah baru
Seperti yang saya sebutkan, bahwa yang kita perlukan untuk menghadapi kegagalan adalah berani. Berani ini diartikan kemauan kita untuk bangkit dan bergerak maju. Diambil dari kutipan seminar Billy P.S. Lim, motivator kelas dunia yang berbasis di Malaysia, pernah menanyakan kepada peserta trainingnya, ”mengapa orang akan tenggelam apabila jatuh ke dalam air?” Berbagai jawaban muncul tetapi yang paling sering adalah ”Dia tak dapat berenang.” Semua peserta terheran-heran karena sang motivator menyalahkannya. Untuk meyakinkan mereka, Lim memberi contoh kejadian orang tenggelam di air sedalam tiga inci. Dikutip dari pendapat Lim,”orang tenggelam karena dia menetap disitu dan tidak menggerakkan dirinya ke tempat lain.” Dari contoh ini dapat disimpulkan bahwa berapa kalipun kita jatuh tidak akan jadi soal. Yang paling penting adalah kemauan, keberanian, dan kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali jatuh.
”Jangan malu karena gagal”, seperti kata Christopher Colombus. Jangan pernah malu karena kegagalan, seharusnya kita lebih termotivasi untuk mengubah kegagalan ini menjadi sebuah kemenangan besar. Seorang entrepreneur akan lebih bisa memaknai sebuah kegagalan sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar, bukannya terpuruk dan terdiam. Tidak semua orang memiliki keberanian ini, maka kesempatan kita untuk dapat lebih baik dari mereka. Betapapun yang kita lakukan akan selalu membuahkan hasil. Inilah saat bagi Anda untuk memulai dan mengkaji apa yang telah Anda lakukan di dalam usaha Anda. Siapkah Anda untuk gagal? Kesiapan ini harus selalu ada, karena jika kita siap menghadapinya, siap pula kita untuk selalu bangkit setelah jatuh.
Never Give Up…
TIPS UNIK .....Kalimat SAMPAH dalam bisnis Online
"PANTESAN DIA KAYA, WONG DIA ANAK ORANG KAYA...WARISANNYA BANYAK" kalau kalimat ini yang ada di otak anda ,sebaiknya jangan coba-coba berbisnis. Saya yakin bisnis anda akan mandeg. Kalau ingin berbisnis , apalagi bisnis online buang jauh-jauh dari otak anda jadikan itu kalimat sampah !
Apa sih..Bisnis Online itu ?
Bagi kebanyakan pengguna Internet di Indonesia, masih banyak yang belum memanfaatkan secara maksimal, dan juga masih banyak yang hanya menjadikan POST PENGELUARAN semata,artinya kita tiap bulan keluar duit untuk memenuhi kebutuhan akan Internet. Padahal sebenarnya INTERNET bisa di jadikan sumber penghasilan, apakah sebagai tambahan penghasilan ataupun sebagai sumber mencari kekayaan. Dan itu tidak terbatas pada siapa saja, artinya tidak ada batasan jenis kelamin, batasan fisik, batasan umur , batasan pendidikan dan batasan-batasan lainnya yang di dunia nyata sering menjadi hambatan. Yang kita kerjakan di Internet adalah BISNIS ONLINE. Yaitu, sama dengan kegiatan bisnis sehari-hari di dunia nyata, bedanya kita hanya mengalihkannya ke dunia Maya atau INTERNET, secara online
Sayangnya, meskipun bisnis online ini makin banyak peminatnya di Indonesia, namun masih banyak juga yang memandang sebelah mata dengan bisnis ini. Bahkan ada yang belum berpikir sama sekali untuk menjalankan bisnis internet ini. Mengapa terjadi demikian? Ada beberapa penyebabnya :
1.Tidak Mengetahui Peluang yang Ada
2.Merasa Tidak Memiliki Modal
3.Tidak Tahu Memulainya dari Mana
Tetapi sebenarnya ketiga point di atas ada jalan keluarnya,dan semua ada jawabannya. Sebagai contoh anda ketik point diatas di MBAH GOOGLE.. anda pasti menemukan jawabannya, dan kalau sedikit membuang rasa gengsi tanya kepada orang yang dikenal atau ke pada SAYA.... he he he , dan saya akan jawab berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki(tapi ujung-ujungnya saya juga tanya MBAH GOGGLE)
Jadi secara singkat sebenarnya bisnis online itu merupakan sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet. Perangkat komputer ini bisa saja desktop, nettop, notebook, netbook, ataupun smartphone. Intinya adalah kegiatan bisnis yang memanfaatkan jaringan internet.
Sayangnya, meskipun bisnis online ini makin banyak peminatnya di Indonesia, namun masih banyak juga yang memandang sebelah mata dengan bisnis ini. Bahkan ada yang belum berpikir sama sekali untuk menjalankan bisnis internet ini. Mengapa terjadi demikian? Ada beberapa penyebabnya :
1.Tidak Mengetahui Peluang yang Ada
2.Merasa Tidak Memiliki Modal
3.Tidak Tahu Memulainya dari Mana
Tetapi sebenarnya ketiga point di atas ada jalan keluarnya,dan semua ada jawabannya. Sebagai contoh anda ketik point diatas di MBAH GOOGLE.. anda pasti menemukan jawabannya, dan kalau sedikit membuang rasa gengsi tanya kepada orang yang dikenal atau ke pada SAYA.... he he he , dan saya akan jawab berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki(tapi ujung-ujungnya saya juga tanya MBAH GOGGLE)
Jadi secara singkat sebenarnya bisnis online itu merupakan sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet. Perangkat komputer ini bisa saja desktop, nettop, notebook, netbook, ataupun smartphone. Intinya adalah kegiatan bisnis yang memanfaatkan jaringan internet.
Selasa, 04 Januari 2011
TIPS Menghindari Penipuan Bisnis Online
Bisnis internet adalah sebuah bisnis yang sangat menjanjikan dan sangat nyata
hasilnya. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang telah berhasil meraih uang dari
internet, baik dari yang hanya recehan hingga yang berhasil mencapai jutaan dollar.
Hanya saja perlu Anda ketahuii bahwa tidak semua bisnis internet itu menjanjikan.
Walau sebagiannya adalah benar-benar jujur dan nyata, tapi sebagian lainnya adalah
SCAM / Penipuan.
Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui apakah suatu bisnis itu palsu atau tidak?
Bagaimana untuk mengetahui apakah sebuah bisnis itu jujur atau bohong?
Berikut saya jelaskan beberapa tips mudah untuk mengetahuinya :
Perhatikan baik-baik tawaran di situs tersebut
Apakah tawarannya masuk akal? Apakah tidak berlebihan? Jika tawarannya masuk
akal, tidak berlebihan, bisa ada kemungkinan berhasil. Tapi jika tawarannya terlalu
bagus... kemungkinan besar ada yang tidak beres.
Oke contoh yang saya maksud di sini misalnya adalah sebagian program PTC yang
menawarkan jumlah bayaran yang besar, sebesar >1 dollar per klik. Sangat tidak logis
bila sebuah klik dapat dihargai sekian besarnya. Sebab yang normal adalah 1-2 sen
setiap klik.
Anda jangan sampai terkecoh dengan penawaran seperti ini. Ini biasanya adalah
penipuan, scam. Hindari dan jangan sampai termakan rayuan mereka :)
Perhatikan sistem kerjanya
Bagaimana sistem kerja dari bisnis yang ditawarkan kepada Anda? Apakah menjual
barang? Apakah menjual jasa? Atau member get member?
Jika menjual barang / jasa, itu jelas masih logis. Tapi harap diingat, ini jika tidak
menganut sistem MLM. Sedangkan jika menganut sistem MLM, berhati-hatilah, karena biasanya posisi Anda ada di tempat yang merugikan.
MLM pada dasarnya hanya menguntungkan sedikit orang yang berada di puncak puncak
kepemimpinan. Dan mereka biasanya adalah para pendiri perusahaan MLM
dan bukan anggotanya.
Jika member get member, ini lebih parah lagi. Anda hanya bisa mendapat uang
dengan mengajak orang lain menjadi member di program bisnis tersebut.
Biasanya sistem yang seperti ini tidak menjual apa pun, kecuali keanggotaan semata.
Anda tidak akan mendapat keuntungan sama sekali. Jadi, sebaiknya jauhilah sistem yang seperti ini. Tidak ada untungnya untuk Anda. Bahkan merugikan.
Apalagi jika Anda mengajak orang lain untuk bergabung dengan bisnis yang Anda
ikuti tersebut. Anda secara tidak langsung juga menjerumuskan orang lain ke lubang
yang sama. Jadi, hidarilah.
Perhatikan, sudah berapa lama bisnis itu berdiri
Biasanya untuk melihat apakah suatu bisnis itu benar-benar nyata bisa dilihat dari
umur bisnis tersebut. Secara umum (bukan pasti) sebuah bisnis yang baik akan
bertahan bertahun-tahun dan tidak akan punah. Karenanya Anda bisa memperhitungkan umur dari suatu bisnis untuk menilai kualitas bisnis tersebut.
Untuk bisnis online, bagaimana cara mengukurnya?
Jawabannya Anda bisa melihat dari data WHOIS domain bisnis bersangkutan.
Apa itu WHOIS? WHOIS adalah sebuah fitur untuk mengetahui kapan sebuah domain
situs bisnis dibeli, siapa yang memiliki, siapa yang mendaftar, hosting di mana, dan sebagainya. Setiap domain pasti memiliki data WHOIS, jadi Anda bisa mengecek
untuk memastikannya :)
Bagaimana cara mengecek WHOIS record dari sebuah domain?
Jawabannya, silakan Anda cek dengan memakai layanan WHOIS checker yang banyak
tersedia di internet. Antara lain:
whois.domaintools.com/
www.networksolutions.com/whois/
www.betterwhois.com/
www.allwhois.com/
www.whois.sc/
www.whois.net/
www.internic.net/whois.html
www.easywhois.com/
www.who.is/
www.whois-search.com
Secara umum bisa dikatakan jika sebuah bisnis itu bagus, ataupun jelek, pasti akan
disebut-sebut oleh banyak orang. Internet memudahkan Anda untuk menelitinya.
Anda bisa memanfaatkan internet untuk mengetahui tingkat popularitas sebuah situs
web.
Caranya? Manfaatkan search engine!
Perhatikan, berapa banyak situs itu disebut,
Selain mengetahui berapa lama umur suatu situs bisnis, ada cara lain yang bisa Anda
lakukan untuk menilai sebuah bisnis online. Bagaimana caranya?
Salah satunya adalah dengan melihat seberapa banyak bisnis itu disebut2 di internet.
Caranya cukup datang ke search engine (google, yahoo), lalu ketikkan nama situs
bisnis tersebut dan perhatikan berapa banyak halaman di internet yang menyebut2
tentang situs bisnis itu. Logikanya semakin banyak semakin terkenal (walau bukan
berarti semakin baik) Dan bisa jadi
bisnisnya bagus.
Tapi apakah terkenalnya sebuah situs bisa dijadikan salah satu parameter tentang
bagus tidaknya suatu bisnis? Bisa. Tapi masih kurang. Kita harus perhatikan lagi
apakah situs tersebut terkenal karena kualitasnya atau karena buruknya?
Cara yang termudah adalah dengan meneliti link-link yang muncul di halaman google
tersebut. Jika banyak yang mengatakan bahwa suatu situs bagus, maka bisa
dikatakan bahwa memang bagus. Tapi jika sebaliknya, maka sebaliknya yang terjadi.
Perhatikan, apakah situs itu scam atau bukan,
Oke sekarang mungkin Anda sekarang sudah tahu bagimana caranya menilai suatu
bisnis itu bagus atau tidak dari melakukan klik di berbagai link yang dihasilkan oleh
search engine dari langkah sebelumnya. Tapi bukankan memusingkan jika harus
memilih satu-satu dari ribuan link yang muncul tersebut?
Lalu bagaimana cara mudahnya?
Kembali sekarang kita manfaatkan search engine yang sama. Hanya saja kali ini kita dapat langsung memilih lebih selektif dengan menambahkan kata kunci SCAM (penipuan) dalam query keyword search engine kita.
hasilnya. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang telah berhasil meraih uang dari
internet, baik dari yang hanya recehan hingga yang berhasil mencapai jutaan dollar.
Hanya saja perlu Anda ketahuii bahwa tidak semua bisnis internet itu menjanjikan.
Walau sebagiannya adalah benar-benar jujur dan nyata, tapi sebagian lainnya adalah
SCAM / Penipuan.
Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui apakah suatu bisnis itu palsu atau tidak?
Bagaimana untuk mengetahui apakah sebuah bisnis itu jujur atau bohong?
Berikut saya jelaskan beberapa tips mudah untuk mengetahuinya :
Perhatikan baik-baik tawaran di situs tersebut
Apakah tawarannya masuk akal? Apakah tidak berlebihan? Jika tawarannya masuk
akal, tidak berlebihan, bisa ada kemungkinan berhasil. Tapi jika tawarannya terlalu
bagus... kemungkinan besar ada yang tidak beres.
Oke contoh yang saya maksud di sini misalnya adalah sebagian program PTC yang
menawarkan jumlah bayaran yang besar, sebesar >1 dollar per klik. Sangat tidak logis
bila sebuah klik dapat dihargai sekian besarnya. Sebab yang normal adalah 1-2 sen
setiap klik.
Anda jangan sampai terkecoh dengan penawaran seperti ini. Ini biasanya adalah
penipuan, scam. Hindari dan jangan sampai termakan rayuan mereka :)
Perhatikan sistem kerjanya
Bagaimana sistem kerja dari bisnis yang ditawarkan kepada Anda? Apakah menjual
barang? Apakah menjual jasa? Atau member get member?
Jika menjual barang / jasa, itu jelas masih logis. Tapi harap diingat, ini jika tidak
menganut sistem MLM. Sedangkan jika menganut sistem MLM, berhati-hatilah, karena biasanya posisi Anda ada di tempat yang merugikan.
MLM pada dasarnya hanya menguntungkan sedikit orang yang berada di puncak puncak
kepemimpinan. Dan mereka biasanya adalah para pendiri perusahaan MLM
dan bukan anggotanya.
Jika member get member, ini lebih parah lagi. Anda hanya bisa mendapat uang
dengan mengajak orang lain menjadi member di program bisnis tersebut.
Biasanya sistem yang seperti ini tidak menjual apa pun, kecuali keanggotaan semata.
Anda tidak akan mendapat keuntungan sama sekali. Jadi, sebaiknya jauhilah sistem yang seperti ini. Tidak ada untungnya untuk Anda. Bahkan merugikan.
Apalagi jika Anda mengajak orang lain untuk bergabung dengan bisnis yang Anda
ikuti tersebut. Anda secara tidak langsung juga menjerumuskan orang lain ke lubang
yang sama. Jadi, hidarilah.
Perhatikan, sudah berapa lama bisnis itu berdiri
Biasanya untuk melihat apakah suatu bisnis itu benar-benar nyata bisa dilihat dari
umur bisnis tersebut. Secara umum (bukan pasti) sebuah bisnis yang baik akan
bertahan bertahun-tahun dan tidak akan punah. Karenanya Anda bisa memperhitungkan umur dari suatu bisnis untuk menilai kualitas bisnis tersebut.
Untuk bisnis online, bagaimana cara mengukurnya?
Jawabannya Anda bisa melihat dari data WHOIS domain bisnis bersangkutan.
Apa itu WHOIS? WHOIS adalah sebuah fitur untuk mengetahui kapan sebuah domain
situs bisnis dibeli, siapa yang memiliki, siapa yang mendaftar, hosting di mana, dan sebagainya. Setiap domain pasti memiliki data WHOIS, jadi Anda bisa mengecek
untuk memastikannya :)
Bagaimana cara mengecek WHOIS record dari sebuah domain?
Jawabannya, silakan Anda cek dengan memakai layanan WHOIS checker yang banyak
tersedia di internet. Antara lain:
whois.domaintools.com/
www.networksolutions.com/whois/
www.betterwhois.com/
www.allwhois.com/
www.whois.sc/
www.whois.net/
www.internic.net/whois.html
www.easywhois.com/
www.who.is/
www.whois-search.com
Secara umum bisa dikatakan jika sebuah bisnis itu bagus, ataupun jelek, pasti akan
disebut-sebut oleh banyak orang. Internet memudahkan Anda untuk menelitinya.
Anda bisa memanfaatkan internet untuk mengetahui tingkat popularitas sebuah situs
web.
Caranya? Manfaatkan search engine!
Perhatikan, berapa banyak situs itu disebut,
Selain mengetahui berapa lama umur suatu situs bisnis, ada cara lain yang bisa Anda
lakukan untuk menilai sebuah bisnis online. Bagaimana caranya?
Salah satunya adalah dengan melihat seberapa banyak bisnis itu disebut2 di internet.
Caranya cukup datang ke search engine (google, yahoo), lalu ketikkan nama situs
bisnis tersebut dan perhatikan berapa banyak halaman di internet yang menyebut2
tentang situs bisnis itu. Logikanya semakin banyak semakin terkenal (walau bukan
berarti semakin baik) Dan bisa jadi
bisnisnya bagus.
Tapi apakah terkenalnya sebuah situs bisa dijadikan salah satu parameter tentang
bagus tidaknya suatu bisnis? Bisa. Tapi masih kurang. Kita harus perhatikan lagi
apakah situs tersebut terkenal karena kualitasnya atau karena buruknya?
Cara yang termudah adalah dengan meneliti link-link yang muncul di halaman google
tersebut. Jika banyak yang mengatakan bahwa suatu situs bagus, maka bisa
dikatakan bahwa memang bagus. Tapi jika sebaliknya, maka sebaliknya yang terjadi.
Perhatikan, apakah situs itu scam atau bukan,
Oke sekarang mungkin Anda sekarang sudah tahu bagimana caranya menilai suatu
bisnis itu bagus atau tidak dari melakukan klik di berbagai link yang dihasilkan oleh
search engine dari langkah sebelumnya. Tapi bukankan memusingkan jika harus
memilih satu-satu dari ribuan link yang muncul tersebut?
Lalu bagaimana cara mudahnya?
Kembali sekarang kita manfaatkan search engine yang sama. Hanya saja kali ini kita dapat langsung memilih lebih selektif dengan menambahkan kata kunci SCAM (penipuan) dalam query keyword search engine kita.
RAHASIA ... Bisnis Dengan Modal Dengkul
Mencari pekerjaan sulit di zaman ini. Jumlah angkatan kerja tidak sesuai dengan ketersediaan formasi pekerjaan. Angka pengangguran meningkat setiap tahun. Data tentang pengangguran terbuka dari tahun 1996 ke 2000 meningkat, yaitu sebesar 4,228,115 orang (4,9%) tahun 1996 menjadi 5,965,795 orang (6,1%) pada tahun 2000. (Pengukuran pengangguran terbuka dalam sakernas, laporan # 35 paper statistik # 7, uzair suhaimi, yahya jammal, 2001)
Usaha sektor non formal menjadi pilihan mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan. Ironinya, kesempatan mendirikian usaha kecil tidak menarik bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relatif tinggi.
Idealnya lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan melakukan analitis, yaitu merubah persoalan yang rumit menjadi sederhana. Kemampuan analitis dapat digunakan untuk mengungkapkan kemungkinan resiko dan peluang pendirian sebuah usaha.
Sayangnya kebanyakan lulusan perguruan tinggi lebih menonjolkan aspek munculnya dampak negatif daripada peluang bisnis itu sendiri. Sehingga mereka tidak memiliki keberanian untuk memulai usaha.
Bagaimana mungkin cukup bagi penyelenggara program studi hanya dengan mengandalkan mata kuliah kewirausahaan (2 sks) untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan spirit kewirausahaan (technopreneurship). Apalagi sistem perkuliahaan kewirausahaan lebih banyak di ruang kelas.
Modal Usaha sebagai Penghambat?
Selanjutnya aspek permodalan adalah salah satu faktor penghambat lahirnya wirausahawan muda. Modal dianggap segala-galanya. Perhitungan investasi, operasional, dan tingkat pengembalian modal menjadi begitu rumit dan menakutkan. Sehingga mereka lebih memilih sebagai sosok pencari kerja daripada membuka usaha dan lapangan kerja.
Modal usaha penting tetapi bukan dijadikan alasan untuk tidak memulai usaha. Modal merupakan sumberdaya kekayaan perusahaan. Pemodal berarti pemilik modal. Sedangkan Modal tidak selalu dalam wujud uang. Sehingga Pemodal adalah pemilik sumberdaya yang bukan selalu uang.
Keberanian = Faktor Kunci
Jadi bagi seseorang yang tak memiliki uang terbuka peluang untuk menjadi pemilik usaha “bussines owner”. Pernyataan banyak orang bahwa modal non uang adalah modal dengkul. Dengan bermodalkan dengkul kaki sendiri, seseorang dapat menahan beban dan berjalan serta beraktivitas usaha. Artinya tanpa diawali modal uang sebuah usaha dapat berdiri dan berjalan serta tumbuh dan berkembang membawa harapan pemiliknya.
Kalau seseorang tidak memiliki dengkul sendiri, gunakan dengkul orang lain. Orang lain tidak akan pernah marah sepanjang ada konpensasi yang menarik dan fleksibel. Membangun kemitraan permodalan merupakan kombinasi yang rasional dan menjadi kekuatan lebih besar daripada modal dengan dengkul sendiri.
Keberanian mengambil resiko adalah syarat utama untuk menjadi pebisnis. Keberanian memulai usaha dengan modal dengkul menandakan kapasitas, kekuatan dan daya saing pebisnis itu sendiri. Semua orang memiliki potensi menjadi pebisnis modal dengkul. Perbedaan menyolok satu dengan yang lain adalah keberanian bertindak.
Sikap berani bertindak mampu mengeliminir hambatan terbesar merintis bisnis, yaitu permodalan. Hambatan ketidaktersediaan modal hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak memulai, tetapi sebaiknya memicu lahirnya kreatifitas dan gagasan yang gemilang.
Setiap gagasan atau ide yang lahir dari rahim seorang tak ber-uang memiliki daya tahan untuk bertahan dan berpotensi tumbuh berkembang. Beranikah anda menjadi Pebisnis modal dengkul?
dhuryodana-bursagratisan.blogspot
Usaha sektor non formal menjadi pilihan mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan. Ironinya, kesempatan mendirikian usaha kecil tidak menarik bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relatif tinggi.
Idealnya lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan melakukan analitis, yaitu merubah persoalan yang rumit menjadi sederhana. Kemampuan analitis dapat digunakan untuk mengungkapkan kemungkinan resiko dan peluang pendirian sebuah usaha.
Sayangnya kebanyakan lulusan perguruan tinggi lebih menonjolkan aspek munculnya dampak negatif daripada peluang bisnis itu sendiri. Sehingga mereka tidak memiliki keberanian untuk memulai usaha.
Bagaimana mungkin cukup bagi penyelenggara program studi hanya dengan mengandalkan mata kuliah kewirausahaan (2 sks) untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan spirit kewirausahaan (technopreneurship). Apalagi sistem perkuliahaan kewirausahaan lebih banyak di ruang kelas.
Modal Usaha sebagai Penghambat?
Selanjutnya aspek permodalan adalah salah satu faktor penghambat lahirnya wirausahawan muda. Modal dianggap segala-galanya. Perhitungan investasi, operasional, dan tingkat pengembalian modal menjadi begitu rumit dan menakutkan. Sehingga mereka lebih memilih sebagai sosok pencari kerja daripada membuka usaha dan lapangan kerja.
Modal usaha penting tetapi bukan dijadikan alasan untuk tidak memulai usaha. Modal merupakan sumberdaya kekayaan perusahaan. Pemodal berarti pemilik modal. Sedangkan Modal tidak selalu dalam wujud uang. Sehingga Pemodal adalah pemilik sumberdaya yang bukan selalu uang.
Keberanian = Faktor Kunci
Jadi bagi seseorang yang tak memiliki uang terbuka peluang untuk menjadi pemilik usaha “bussines owner”. Pernyataan banyak orang bahwa modal non uang adalah modal dengkul. Dengan bermodalkan dengkul kaki sendiri, seseorang dapat menahan beban dan berjalan serta beraktivitas usaha. Artinya tanpa diawali modal uang sebuah usaha dapat berdiri dan berjalan serta tumbuh dan berkembang membawa harapan pemiliknya.
Kalau seseorang tidak memiliki dengkul sendiri, gunakan dengkul orang lain. Orang lain tidak akan pernah marah sepanjang ada konpensasi yang menarik dan fleksibel. Membangun kemitraan permodalan merupakan kombinasi yang rasional dan menjadi kekuatan lebih besar daripada modal dengan dengkul sendiri.
Keberanian mengambil resiko adalah syarat utama untuk menjadi pebisnis. Keberanian memulai usaha dengan modal dengkul menandakan kapasitas, kekuatan dan daya saing pebisnis itu sendiri. Semua orang memiliki potensi menjadi pebisnis modal dengkul. Perbedaan menyolok satu dengan yang lain adalah keberanian bertindak.
Sikap berani bertindak mampu mengeliminir hambatan terbesar merintis bisnis, yaitu permodalan. Hambatan ketidaktersediaan modal hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak memulai, tetapi sebaiknya memicu lahirnya kreatifitas dan gagasan yang gemilang.
Setiap gagasan atau ide yang lahir dari rahim seorang tak ber-uang memiliki daya tahan untuk bertahan dan berpotensi tumbuh berkembang. Beranikah anda menjadi Pebisnis modal dengkul?
dhuryodana-bursagratisan.blogspot
Senin, 03 Januari 2011
TERNYATA........GELANG POWER BALANCE BOHONG !

Situs Power Balance mendadak kebanjiran pengunjung hari ini. Akibatnya, situs produsen gelang keseimbangan yang mahal itu sulit dibuka. Ada apa gerangan?
Adalah halaman iklan berisi koreksi di http://powerbalance.com/australia/ca, yang dibanjiri tautan dari mana-mana, seperti situs Gizmodo, Reddit, hingga berbagai forum di berbagai negara. Pasalnya, di halaman itu, Power Balance membuat pengakuan bahwa klaim ajaib gelang tangan itu adalah bohong belaka.
"Dalam iklan, kami menyatakan bahwa gelang tangan Power Balance meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas Anda. Kami mengakui bahwa tak ada bukti ilmiah kredibel yang mendukung klaim kami," demikian pernyataan di situs itu, yang dilanjutkan dengan mengakui pelanggaran undang-undang praktek perdagangan.
Power Balance juga menawarkan opsi pemulangan uang yang sudah dibayarkan untuk produk mereka. Caranya, kunjungi situs mereka (yang masih sulit diakses), atau menghubungi nomor tertentu. "Penawaran (pengembalian uang) berlaku hingga 30 Juni 2011."
Pengakuan Power Balance itu diumumkan setelah tekanan dari Komisi Konsumen dan Kompetisi Australia, Desember lalu. Selain di situs sendiri, mereka juga mengumumkannya di media Australia. Sebelum ini, produsen gelang itu diserang oleh asosiasi konsumen di berbagai negara Eropa karena klaim tak masuk akal tadi. Menurut situs Gizmodo.com, agaknya ini adalah pertama kalinya sebuah badan berwenang memaksa mereka mengakui bohongnya klaim itu.
Di Italia pun, otoritas mendenda Power Balance sebesar 300 ribu Euro karena tak punya bukti ilmiah atas klaim mereka.
Gelang Power Balance mengklaim menggunakan teknologi holografik yang mempengaruhi energi alamiah tubuh. Terdengar aneh, memang. Tapi tampaknya itu terhapus oleh pemasaran viral dan tren yang dimulai dari atlet dan seleb. Meski harganya ratusan ribu rupiah, tetap saja laku.
Nah, buat Anda yang memakai gelang Power Balance di tangan, segera copot gelang itu sebelum ditertawakan lebih banyak orang. Jangan lupa, ada opsi uang kembali. Manfaatkan segera!
Ini juga bisa kembali menjadi peringatan bagi Anda yang memakai kalung-kalung maupun gelang-gelang tertentu dengan klaim serupa. Mari, gunakan akal sehat.
Dodi IR; foto: Jordan Strauss/WireImage.com
Sabtu, 01 Januari 2011
TERNYATA ...Kopi termahal adalah...?

Mungkin kalau kita berbicara tentang kopi, hal pertama yang keluar adalah Starbuck. tetapi dari semua pertimbangan ternyata, kopi yang paling mahal di dunia ini adalah kopi luwak yang ada pada kotoran binatang sejenis musang
Di AS Luwak's Coffee telah dibuat dan dijual seharga $ 175/500grams. Negara-negara yang memesan kopi ini sebagian besar dari Amerika utara dan Eropa, terutama California
theuniquenews
luar biasa PENGABDIAN istri merawat suaminya yang koma selama 19 tahun

Seorang pekerja kereta api di Polandia, Jan Grzebski, yang telah bangun dari 19 tahun, koma Komentar pertamanya adalah bahwa "dunia sekarang lebih menyenangkan"daripada di bawah komunis
Istrinya Getruda Grzebski selama 19 tahun itu juga dengan setia penuh cinta dan kesabaran merawat dia setiap hari. Tubuhnya selalu dipindah untuk menghindari luka
Meskipun prediksi dokter bahwa ia tidak akan hidup, istrinya tidak pernah berhenti berharap dan merawatnya di rumah.( sungguh luar biasa pengabdian istri terhadap suaminya).
Kamis, 30 Desember 2010
UNIK dan LUCU, Kumpulan Sms Tahun Baru 2011
|””|__|””|.*.*.*.*.
| APPY.*.*.*
|__|””|__|.*.*.*.*
*.*.*.*.*.*.*.*.*.
*. NEW YEAR 2011 *
*.==.== .*
2 U & UR FAMILY
GOD BLESS
B-egin with
L-ove in CHRIST
E-xpect blessing
S-hare goodness
S-hine like the sun
l-nspire everybody
N-ever forget that
G-OD is with u always
Happy New Year 2011
Wishing u SUNLIGHT in u’r heart
SUCCESS in u’r path
ANSWERS to u’r prayers..
HAPPINESS in u’r life..
SMILE in u’r face..
Happy New Year 2011
FAITH makes all things possible,
HOPE makes all things work,
LOVE makes all things beautiful.
May you have all three in this New Year 2011
Happy New Year 2011
SMiLE-it makes U look nice!
PRAY-it makes U stronger!
GIVE-it makes U richer!
LOVE-it makes U know life!
Happy New Year 2011
Sebelum operatot sibuk….sebelum sms pending mulu…sebelum low bat….Happy new year 2011….
Tahun baru? Gaya batu donk! eh,met tahun baru ya!
Toet….toet…toet….happy new year!….udah ya mo tiup trompet lagi….toet….toet….toet…..
Aye cuma mampir bentaran neh…mo bilang….met taon baru ye mpok….abang….
Tuhan murah hati selalu memberi. Pagi ini indah, seperti juga kemarin dan esok. Syukur kepada Allah!
Yesterday is memory. Today is a gift. Tommorow is a Hope. Let’s begin New Year 2011 with faith, love, peace and new hope. GBU
Happy New Year 2011. May this new year bring us a new spirit to reach all your dreams, good health and a happiness forever…
Happy New Year 2011, a new beginning for a better life. GBU ABUNDANTLY!
No regret about the past…
No fear about the future…
New hopes & dreams in 2011…
Thankful to God for His blessings in 2011…
Happy New Year !!
Only open HEARTS receive LOVE
only open MINDS receive WISDOM
only open HANDS receive GIFTS
and..
only SPECIAL FRIENDS receive my Happy New Year greeting .
Rangkaian kata kalimat puitis ucapan selamat tahun baru sms happy new year
1. Tahun ini ‘kan berlalu, laksana anak panah terlepas dari busurnya. Pajar baru di tahun yang akan datang, semoga menjadi lembaran baru yang lebih baik. Selamat tahun baru 2011 semoga lebih maju dan sukses.
2. Serpihan malam bulan separuh, jelang hari baru pertanda tiba. Kembang api membuncah ke angkasa sambut tahun muda 2011. Selamat tahun baru 2011 semoga lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
3. Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah dilalui. Coretan demi coretan telah memenuhi, kadang tak berarti, kadang tanpa makna, atau hanya sedikit makna. Semoga di tahun ini setiap lembaran memiliki makna, setiap lembaran bermanfaat. Selamat tahun baru 2011. Semoga lebih sukses.
4. Tahun ini hampir usai terlalui, belumlah tergores coretan berarti, belumlah setiap gagasan menjadi nyata, konsep masih terdokumenkan. Padahal telah berada dipenghujung, meski akan terlewati, semoga ada perubahan, dalam lembaran baru. Selamat tahun baru 2011 M.
5. Matahari menyelinap dibalik bukit, sembunyikan kenangan hidup, menyimpan lembaran usang, menyambut hari-hari muda, sebentar lagi ‘kan menjelang. Selamat datang tahun baru 2011, harapan baru dan perubahan.
6. Masa lalu adalah sejarah, hari ini adalah goresan, hari esok adalah harapan. Selamat datang tahun baru 2011. Seiring dengan perginya kenangan, menyambut harapan. Selamat tinggal kenangan, selamat datang harapan.
7. Malam ini ‘kan berlalu, minggu ini ‘kan beranjak, bulan ini akan pergi, tahun ini ‘kan meninggalkan. Sejarah kehidupan, catatan suka dan duka, menyongsong tahun baru. Selamat tahun baru 2011. Semoga selalu jaya dan sejahtera.
8. Senja indah, kirimkan ciprat keemasan, kirimkan pertanda keagungan, kekusaan, serta kemegahan. Meski itu hanya sekejap, hingga sirna ditepis malam, pertanda esok akan tiba. Selamat tahun baru 2011. Semoga sukses selalu.
Tahun Baru 2011
Ayo buruan kirim “Sms Tahun Baru 2011 Lucu & Unik” serta menarik diatas dan jangan lupa mari sama-sama kita nyalakan petasan / kembang api tahun baru 2011. Happy New Year 2011.
Sumber: http://forum.inilah.com/showthread.php?t=19674
| APPY.*.*.*
|__|””|__|.*.*.*.*
*.*.*.*.*.*.*.*.*.
*. NEW YEAR 2011 *
*.==.== .*
2 U & UR FAMILY
GOD BLESS
B-egin with
L-ove in CHRIST
E-xpect blessing
S-hare goodness
S-hine like the sun
l-nspire everybody
N-ever forget that
G-OD is with u always
Happy New Year 2011
Wishing u SUNLIGHT in u’r heart
SUCCESS in u’r path
ANSWERS to u’r prayers..
HAPPINESS in u’r life..
SMILE in u’r face..
Happy New Year 2011
FAITH makes all things possible,
HOPE makes all things work,
LOVE makes all things beautiful.
May you have all three in this New Year 2011
Happy New Year 2011
SMiLE-it makes U look nice!
PRAY-it makes U stronger!
GIVE-it makes U richer!
LOVE-it makes U know life!
Happy New Year 2011
Sebelum operatot sibuk….sebelum sms pending mulu…sebelum low bat….Happy new year 2011….
Tahun baru? Gaya batu donk! eh,met tahun baru ya!
Toet….toet…toet….happy new year!….udah ya mo tiup trompet lagi….toet….toet….toet…..
Aye cuma mampir bentaran neh…mo bilang….met taon baru ye mpok….abang….
Tuhan murah hati selalu memberi. Pagi ini indah, seperti juga kemarin dan esok. Syukur kepada Allah!
Yesterday is memory. Today is a gift. Tommorow is a Hope. Let’s begin New Year 2011 with faith, love, peace and new hope. GBU
Happy New Year 2011. May this new year bring us a new spirit to reach all your dreams, good health and a happiness forever…
Happy New Year 2011, a new beginning for a better life. GBU ABUNDANTLY!
No regret about the past…
No fear about the future…
New hopes & dreams in 2011…
Thankful to God for His blessings in 2011…
Happy New Year !!
Only open HEARTS receive LOVE
only open MINDS receive WISDOM
only open HANDS receive GIFTS
and..
only SPECIAL FRIENDS receive my Happy New Year greeting .
Rangkaian kata kalimat puitis ucapan selamat tahun baru sms happy new year
1. Tahun ini ‘kan berlalu, laksana anak panah terlepas dari busurnya. Pajar baru di tahun yang akan datang, semoga menjadi lembaran baru yang lebih baik. Selamat tahun baru 2011 semoga lebih maju dan sukses.
2. Serpihan malam bulan separuh, jelang hari baru pertanda tiba. Kembang api membuncah ke angkasa sambut tahun muda 2011. Selamat tahun baru 2011 semoga lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
3. Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah dilalui. Coretan demi coretan telah memenuhi, kadang tak berarti, kadang tanpa makna, atau hanya sedikit makna. Semoga di tahun ini setiap lembaran memiliki makna, setiap lembaran bermanfaat. Selamat tahun baru 2011. Semoga lebih sukses.
4. Tahun ini hampir usai terlalui, belumlah tergores coretan berarti, belumlah setiap gagasan menjadi nyata, konsep masih terdokumenkan. Padahal telah berada dipenghujung, meski akan terlewati, semoga ada perubahan, dalam lembaran baru. Selamat tahun baru 2011 M.
5. Matahari menyelinap dibalik bukit, sembunyikan kenangan hidup, menyimpan lembaran usang, menyambut hari-hari muda, sebentar lagi ‘kan menjelang. Selamat datang tahun baru 2011, harapan baru dan perubahan.
6. Masa lalu adalah sejarah, hari ini adalah goresan, hari esok adalah harapan. Selamat datang tahun baru 2011. Seiring dengan perginya kenangan, menyambut harapan. Selamat tinggal kenangan, selamat datang harapan.
7. Malam ini ‘kan berlalu, minggu ini ‘kan beranjak, bulan ini akan pergi, tahun ini ‘kan meninggalkan. Sejarah kehidupan, catatan suka dan duka, menyongsong tahun baru. Selamat tahun baru 2011. Semoga selalu jaya dan sejahtera.
8. Senja indah, kirimkan ciprat keemasan, kirimkan pertanda keagungan, kekusaan, serta kemegahan. Meski itu hanya sekejap, hingga sirna ditepis malam, pertanda esok akan tiba. Selamat tahun baru 2011. Semoga sukses selalu.
Tahun Baru 2011
Ayo buruan kirim “Sms Tahun Baru 2011 Lucu & Unik” serta menarik diatas dan jangan lupa mari sama-sama kita nyalakan petasan / kembang api tahun baru 2011. Happy New Year 2011.
Sumber: http://forum.inilah.com/showthread.php?t=19674
Selasa, 28 Desember 2010
BIADAB...Pemerkosaan Perawan BORNEO (Kalimantan)
Indonesia dikaruniai alam raya yang sangat kaya raya tiada duanya di dunia, salah satunya adalah hutan tropis basah yang hanya ada di Indonesia dan Amerika Latin. Namun agaknya kini warisan leluhur yang dititipkan pada kita untuk diteruskan pada anak keturunan kita dimasa mendatang tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Selain pembalakan liar (Illegal Logging) juga pembukaan lahan perkebunan menjadi penyebab hutan tropis yang kita miliki kondisinya semakin kritis.
Pulau Kalimantan atau dalam peta dunia disebut BORNEO merupakan salah satu pulau yang memiliki hutan tropis terbesar dan terluas dimana didalamnya dihuni oleh ribuan jenis spesies satwa dan tumbuhan yang beraneka ragam. Bila kita lihat mundur dua hingga tiga dekade kebelakang masih banyak hutan Kalimantan yang tergolong hutan perawan alias belum terjamah manusia. Tapi kini bila sobat borneobali melihat dari ketinggian naik pesawat dan memandang kebawah, sudah banyak hutan perawan tadi berubah menjadi lahan perkebunan dan semak belukar serta perumahan.
Dengan alasan untuk memutar roda perekonomian maka pemerintah baik pusat dan daerah mengijinkan investor untuk mengelola area hutan baik dengan sistem HPH (Hak Pengelolaan Hutan) ataupun pembukaan perkebunan plasma serta HTI (Hutan Tanaman Industri) tapi semua itu berdampak pada rusaknya habitat serta ekosistem hutan. Seperti apakah proses deforestasi hutan kita yang disulap menjadi lahan perkebunan. Mari kita lihat beberapa potret gambarannya di beberapa wilayah yang ada di














Siapa yang salah? Investorkah? Mereka melakukan apa saja yang dianggap menguntungkan dan menghasilkan uang? tapi bukankah investor bukan pembuat kebijakan dan yang mengeluarkan ijin, lantas siapa yang berwenang memberikan ijin dan membuat aturan serta perundang undangan yang Ada, tentunya pemerintahlah yang paling bertanggung jawab atas ini semua, baik pusat maupun daerah, mau menjadi apa Indonesia?
sumber http://ruanghati.com/2010/10/20/pemerkosaan-perawan-kalimantan-untuk-dibuat-kertas-dan-minyak-goreng/
Pulau Kalimantan atau dalam peta dunia disebut BORNEO merupakan salah satu pulau yang memiliki hutan tropis terbesar dan terluas dimana didalamnya dihuni oleh ribuan jenis spesies satwa dan tumbuhan yang beraneka ragam. Bila kita lihat mundur dua hingga tiga dekade kebelakang masih banyak hutan Kalimantan yang tergolong hutan perawan alias belum terjamah manusia. Tapi kini bila sobat borneobali melihat dari ketinggian naik pesawat dan memandang kebawah, sudah banyak hutan perawan tadi berubah menjadi lahan perkebunan dan semak belukar serta perumahan.
Dengan alasan untuk memutar roda perekonomian maka pemerintah baik pusat dan daerah mengijinkan investor untuk mengelola area hutan baik dengan sistem HPH (Hak Pengelolaan Hutan) ataupun pembukaan perkebunan plasma serta HTI (Hutan Tanaman Industri) tapi semua itu berdampak pada rusaknya habitat serta ekosistem hutan. Seperti apakah proses deforestasi hutan kita yang disulap menjadi lahan perkebunan. Mari kita lihat beberapa potret gambarannya di beberapa wilayah yang ada di














Siapa yang salah? Investorkah? Mereka melakukan apa saja yang dianggap menguntungkan dan menghasilkan uang? tapi bukankah investor bukan pembuat kebijakan dan yang mengeluarkan ijin, lantas siapa yang berwenang memberikan ijin dan membuat aturan serta perundang undangan yang Ada, tentunya pemerintahlah yang paling bertanggung jawab atas ini semua, baik pusat maupun daerah, mau menjadi apa Indonesia?
sumber http://ruanghati.com/2010/10/20/pemerkosaan-perawan-kalimantan-untuk-dibuat-kertas-dan-minyak-goreng/
Senin, 27 Desember 2010
HEBOH...foto syur Rahmah Azhari

Lagi-lagi nama Azhari bikin heboh, kali ini di internet beredar foto Rahmah Azhari dengan pria bule lagi asik berendam, (maaf) bertelanjang dada sambil berciuman. Setelah sebelumnya beredar juga foto mesranya dengan pelatih tim nasional sepak bola Filipina, Simon McMenemy. Terus apa tanggapaan Sarah Azhary...? Ahhhh itu sudah basi.. itukan foto mantan tunangan saya.
Aneh..kapan ya Sarah Azhari punya tunangan? Biasanya kalau artis tunangan pasti sudah ada berita sebelumnya.
KASIHAN....Di dalam kelas sendiri di cabuli
Aksi empat siswa kelas II SMP Swasta di Genteng,Banyuwangi sungguh nekat. Mereke mencabuli seorang siswa yang tidak lain adalah kakak kelas di kelas III. Korban mengalami trauma berat, sampai tidak berani masuk sekolah. Peristiwa ini terjadi Jum'at ( 24/12), saat itu pada jam istirahat korban menyapu di dalam kelas, sedangkan teman-temannya sedang bermain di halaman. Saat asyik menyapu muncul Mt(15)nyelonog kedalam kelas dan berpura-pura minta no HP. Belum sempat diberikan, pelaku langsung memeluk dan menggerayangi korban. Korban sempat berteriak tapi ketiga teman pelaku ikut masuk ikut beraksi sambil memegangi korban.
Tindakan bejat ini hanya berlangsung beberapa menit, begitu bel berbunyi empat pelaku langsung ngacir, sedangkan korban ditinggalkan menangis sendirian.
Kejadian tersebut diceritakan kepada orang tuanya dan langsung dilaporkan ke Polisi, dan seketika itu juga Polisi bergerak menciduk empat tersangka. Anehnya keempat pelaku mengakui hanya iseng menggoda, dan karena keasyikan dan korban sendirian mereka berani membuka pakaian dalam korban, mereka berdalih dilakukan secara spontan tanpa di rencanakan. Hasil visum ditemukan bekas luka memar di kemaluan korban.
( Perhatian untuk anak-anak gadis di manapun berada, meski itu dalam kelas ....agar berhati-hati)
Sumber : Balipost
Tindakan bejat ini hanya berlangsung beberapa menit, begitu bel berbunyi empat pelaku langsung ngacir, sedangkan korban ditinggalkan menangis sendirian.
Kejadian tersebut diceritakan kepada orang tuanya dan langsung dilaporkan ke Polisi, dan seketika itu juga Polisi bergerak menciduk empat tersangka. Anehnya keempat pelaku mengakui hanya iseng menggoda, dan karena keasyikan dan korban sendirian mereka berani membuka pakaian dalam korban, mereka berdalih dilakukan secara spontan tanpa di rencanakan. Hasil visum ditemukan bekas luka memar di kemaluan korban.
( Perhatian untuk anak-anak gadis di manapun berada, meski itu dalam kelas ....agar berhati-hati)
Sumber : Balipost
Jumat, 24 Desember 2010
SADIS....Video Anak kecil dikubur hidup - hidup
Inilah anak kecil yang dikubur hidup-hidup.. yaang tersisa hanyalah kepalanya
...Ehhhh ternyata yang dikubur malah tertawa...ha ha ha ha
...Ehhhh ternyata yang dikubur malah tertawa...ha ha ha ha
Segelas SUSU
Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu,
menemukan bahwa di kantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya.
Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saatseorang wanita muda membuka pintu rumah.
Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,
oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"
Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apapun".
"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya.
Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal siwanita tersebut,
terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.
Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui siwanita itu.
Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang.Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik
untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu,Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan.. . Wanita itu sembuh !!.
Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil
seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut.
Ia membaca tulisan yang berbunyi..
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
tertanda, DR Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa :"Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhiseluruh bumi melalui hati dan tangan manusia"
http://artikel-motivasi.blogspot.com/2007/04/segelas-susu.html
menemukan bahwa di kantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya.
Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saatseorang wanita muda membuka pintu rumah.
Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,
oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"
Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apapun".
"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya.
Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal siwanita tersebut,
terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.
Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui siwanita itu.
Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang.Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik
untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu,Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan.. . Wanita itu sembuh !!.
Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil
seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut.
Ia membaca tulisan yang berbunyi..
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
tertanda, DR Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa :"Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhiseluruh bumi melalui hati dan tangan manusia"
http://artikel-motivasi.blogspot.com/2007/04/segelas-susu.html
Rasa BENCI yang dibawa ke mana-mana.........
Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan "permainan".
Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa ... tergantung jumlah orang² yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan adayang 5. Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid² harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun,selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang² pun mulai membusuk,murid² mulai mengeluh,apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.Setelah 1 minggu murid² TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1minggu ?"
Keluarlah keluhan dari murid² TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari "permainan" yang mereka lakukan.
Ibu Guru : "Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ..."
sumber :http://artikel-motivasi.blogspot.com/2007/04/busuknya-kebencian.html
Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa ... tergantung jumlah orang² yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan adayang 5. Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid² harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun,selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang² pun mulai membusuk,murid² mulai mengeluh,apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.Setelah 1 minggu murid² TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1minggu ?"
Keluarlah keluhan dari murid² TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari "permainan" yang mereka lakukan.
Ibu Guru : "Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ..."
sumber :http://artikel-motivasi.blogspot.com/2007/04/busuknya-kebencian.html
Kamis, 23 Desember 2010
PTC antara PERCAYA dan TIDAK
Mungkin selama ini banyak yang tidak yakin bahwa kita bisa menghasilkan uang lewat internet. Saya pun pada awalnya berpikir seperti itu.
Tidak butuh banyak waktu, tidak perlu membuat website/situs, dan bahkan tidak butuh modal sama sekali alias gratis. Inilah ciri-ciri program Paid to Click (PTC).
Yang dibutuhkan cukup sebuah komputer/laptop lengkap dengan koneksi internet. Ataupun jika emang gak punya, kita bisa menggunakan warnet.
Lagian, bukankah lebih baik menghasilkan uang daripada hanya bolak-balik update status dan liat comment di facebook, twitter ato situs jejaring lainnya? So, gimana dong caranya? Dan apa itu program Paid to Click (PTC), dibayar untuk nge-klik?
Bagi temen-temen yang pemula di dunia PTC, secara singkat dapat saya jelaskan sebagai berikut. Program PTC adalah program yang membayar membernya untuk setiap nge-klik iklan yang ada di situs PTC. Situs PTC menyediakan halaman situsnya bagi pemasang iklan yang ingin iklannya dilihat oleh member situs PTC tersebut.
Kenapa situs PTC bisa membayar membernya untuk nge-klik iklan yang dipasang Advertiser (pemasang iklan)? Jawabnya ya berasal dari sebagian biaya pemasangan iklan yang dibayarkan Advertiser tersebut.
Pada prinsipnya, semua diuntungkan, yaitu:
1. Pemasang iklan akan untung karena iklannya akan diklik oleh member situs PTC. Sukur-sukur, ada member yang tertarik berkunjung ke situs pemasang iklan dan membeli produk yang ditawarkan.Dan semakin banyak yeng mengklik rating di program pencarian seperti google atau yahoo search akan naik dan menempati posisi paling atas atau minimal halaman pertama. Serta Produk yang di iklankan akan menjadi lebih terkenal karena selalu dilihat orang.
2. Pengelola situs PTC diuntungkan karena mendapatkan pembayaran biaya pemasangan iklan dari si pemasang iklan (advertiser).
3. Kita, sebagai member PTC diuntungkan, dengan menge-klik iklan yang ada kita diberi komisi dari sebagian pembayaran pemasang iklan kepada pengelola situs PTC.Itu artinya kita bekerja. Kalau tidak bekerja kita tidak dapat duit, semakin banyak kita bekerja semakin banyak kita di gaji.(dalam artian bukan pendapatan pasif yang hanya menguntngkan pihak diatas, seperti pyramid).Dan ini perlu kreatifitas member seperti bikin blog atau web yang menarik minat pembaca dan kita selipkan iklan-iklan
Lalu, bagaimana cara kerjanya sebagai member situs PTC?
Caranya mudah:
1.Anda masuk ke situs PTC misalnya salah satu dari punya saya di www.borneobalicybershop.weebly.com
2.Daftar sebagai member/anggota
3.Terus Anda klik iklan yang disediakan situs PTC tersebut.
4.Situs PTC membayar Anda dengan Dollar (PTC luar negeri) atau Rupiah (PTC dalam negeri) ke Rekening Anda.
Ada trik - trik tertentu untuk lebih cepat menghasilkan komisi, dan ada berbagai macam pilihan sesuai kemampuan kita.
PTC dalam negeri biasanya membayar ke rekening bank kita. Sedangkan PTC luar negeri melakukan pembayaran melalui paypal. Bagi Anda yang belum mempunyai rekening Paypal, bisa daftar langsung ke situsnya, www.paypal.com. Gratis.
Tidak butuh banyak waktu, tidak perlu membuat website/situs, dan bahkan tidak butuh modal sama sekali alias gratis. Inilah ciri-ciri program Paid to Click (PTC).
Yang dibutuhkan cukup sebuah komputer/laptop lengkap dengan koneksi internet. Ataupun jika emang gak punya, kita bisa menggunakan warnet.
Lagian, bukankah lebih baik menghasilkan uang daripada hanya bolak-balik update status dan liat comment di facebook, twitter ato situs jejaring lainnya? So, gimana dong caranya? Dan apa itu program Paid to Click (PTC), dibayar untuk nge-klik?
Bagi temen-temen yang pemula di dunia PTC, secara singkat dapat saya jelaskan sebagai berikut. Program PTC adalah program yang membayar membernya untuk setiap nge-klik iklan yang ada di situs PTC. Situs PTC menyediakan halaman situsnya bagi pemasang iklan yang ingin iklannya dilihat oleh member situs PTC tersebut.
Kenapa situs PTC bisa membayar membernya untuk nge-klik iklan yang dipasang Advertiser (pemasang iklan)? Jawabnya ya berasal dari sebagian biaya pemasangan iklan yang dibayarkan Advertiser tersebut.
Pada prinsipnya, semua diuntungkan, yaitu:
1. Pemasang iklan akan untung karena iklannya akan diklik oleh member situs PTC. Sukur-sukur, ada member yang tertarik berkunjung ke situs pemasang iklan dan membeli produk yang ditawarkan.Dan semakin banyak yeng mengklik rating di program pencarian seperti google atau yahoo search akan naik dan menempati posisi paling atas atau minimal halaman pertama. Serta Produk yang di iklankan akan menjadi lebih terkenal karena selalu dilihat orang.
2. Pengelola situs PTC diuntungkan karena mendapatkan pembayaran biaya pemasangan iklan dari si pemasang iklan (advertiser).
3. Kita, sebagai member PTC diuntungkan, dengan menge-klik iklan yang ada kita diberi komisi dari sebagian pembayaran pemasang iklan kepada pengelola situs PTC.Itu artinya kita bekerja. Kalau tidak bekerja kita tidak dapat duit, semakin banyak kita bekerja semakin banyak kita di gaji.(dalam artian bukan pendapatan pasif yang hanya menguntngkan pihak diatas, seperti pyramid).Dan ini perlu kreatifitas member seperti bikin blog atau web yang menarik minat pembaca dan kita selipkan iklan-iklan
Lalu, bagaimana cara kerjanya sebagai member situs PTC?
Caranya mudah:
1.Anda masuk ke situs PTC misalnya salah satu dari punya saya di www.borneobalicybershop.weebly.com
2.Daftar sebagai member/anggota
3.Terus Anda klik iklan yang disediakan situs PTC tersebut.
4.Situs PTC membayar Anda dengan Dollar (PTC luar negeri) atau Rupiah (PTC dalam negeri) ke Rekening Anda.
Ada trik - trik tertentu untuk lebih cepat menghasilkan komisi, dan ada berbagai macam pilihan sesuai kemampuan kita.
PTC dalam negeri biasanya membayar ke rekening bank kita. Sedangkan PTC luar negeri melakukan pembayaran melalui paypal. Bagi Anda yang belum mempunyai rekening Paypal, bisa daftar langsung ke situsnya, www.paypal.com. Gratis.
Langganan:
Postingan (Atom)



